-->

Breaking

logo

August 18, 2020

17 Tokoh NU Mengadu Ke Rizal Ramli, Curhat Perihal Susahnya Cari Uang Rp 15 Ribu

17 Tokoh NU Mengadu Ke Rizal Ramli, Curhat Perihal Susahnya Cari Uang Rp 15 Ribu

NUSAWARTA - Kondisi ekonomi jauh sebelum pandemik Covid-19 sudah mengalami kemerosotan. Dengan adanya pandemik Covid-19, ekonomi nasional semakin nyungsep.

Menurut ekonom senior Rizal Ramli, buruknya kondisi ekonomi Tanah Air tersebut telah berdampak secara sistemik pada kehidupan masyarakat yang semakin kesusahan.

"Rakyat juga hidupnya makin susah. Sebelum corona sudah terjadi kemerosotan ekonomi kita, apalagi tambah corona, rakyat yang menganggur, rakyat yang istilahnya sulit sekali mencari pekerjaan itu luar biasa," ujar Rizal Ramli dalam wawancara di salah satu televisi swasta, Selasa (18/8).

RR, sapaan mantan Menko Ekuin era Presiden Abdurrahman Wahid itu mengungkapkan, dirinya baru-baru ini didatangi oleh belasan tokoh asal Nahdlatul Ulama (NU) yang mengadu mengenai kondisi masyarakat di desa-desa.

"Barusan saya didatangi oleh hampir 17 tokoh NU dari seluruh Indonesia, mereka jelaskan di desa-desa cari uang Rp 15 ribu saja susah yang biasanya selalu bisa ada kegiatan macam-macam itu, betul-betul enggak ada uang sama sekali. Mereka kepada saya, 'Pak Ramli tolonglah kita'," tuturnya bercerita.

Atas dasar itu, RR menyesalkan sikap pemerintah dalam melihat krisis seolah-olah biasa saja. Hal itu lantaran belum ada tindakan apapun yang betul-betul berdampak dan dirasakan oleh rakyat.

"Keliatannya ini pemerintah udah 6 bulan enggak bisa ngapa-ngapain, cuma akan akan dan akan. Enggak ada yang konkret yang betul-betul dirasakan oleh rakyat kita," pungkasnya.

Tokoh Kultural NU: Rizal Ramli Dapat Selamatkan Kaum Nahdliyin Dan Indonesia

Sejumlah tokoh kultural Nahdlatul Ulama (NU) dari beberapa daerah di Indonesia mendatangi kediaman ekonom nasional DR. Rizal Ramli di Jalan Bangka IX, Jakara Selatan, Selasa sore (18/8).

Di antara tokoh kultural NU yang hadir  adalah KH Yahya Romli dan KH Agus Solachul Wahib Wahab alias Gus Aam. Gus Aam adalah cucu salah satu pendiri NU, KH Wahab Hasbulloh.

Kepada mantan Menko Perekonomian di era Presiden Abdurrahman Wahid itu, Gus Aam mengatakan, kedatangannya bersama rombongan untuk menjelaskan kondisi masyarakat kelas bawah.

Mereka mengadukan nasib kaum Nadliyin kepada Rizal Ramli karena menganggap Rizal Ramli adalah bagian dari masyarakat NU. Di kalangan Nahdliyin, Rizal Ramli kerap disapa sebagai Gus Romli.

"Kami sampaikan kegelisahan atas nasib dan masa depan NU dan negara. Karena mayoritas yang terdampak adalah warga Nahdliyin,” ujar Gus Aam.

“Pak Rizal sangat dipercaya Gus Dur, dan kami percaya beliau dapat melakukan keduanya, menyelamatkan NU dan kaum Nahdliyin, sekaligus menyelamatkan Indonesia,” tambah Gus Aam.

Lebih lanjut, Gus Aam mengatakan, pihaknya sangat berharap Rizal Ramli bersedia untuk memimpin perubahan.

“Tadi kami mendokan agar Pak Rizal menjadi Presiden Indonesia untuk mengubah Indonesia menjadi negara yang maju, adil dan makmur,” demikian Gus Aam. [rml]