-->

Breaking

logo

August 11, 2020

5 Anggota Kelompok Intoleran di Solo Ditangkap, yang Lain Silahkan Menyerahkan Diri, Identitas Anda Sudah Diketahui

5 Anggota Kelompok Intoleran di Solo Ditangkap, yang Lain Silahkan Menyerahkan Diri, Identitas Anda Sudah Diketahui

NUSAWARTA - Polresta Surakarta dibantu Polda Jateng dan Mabes Polri kembali menangkap lima anggota kelompok intoleran di Solo.

Mereka adalah kelompok yang melakukan penyerangan dan penganiayaan terhadap Habib Umar Assegaf dan keluarganya dalam acara Midodareni.

Aksi intoleran itu dilakukan di kediaman almarhum Habib Segaf Al-Jufri Jalan Cempaka No. 81 Kampung Mertodranan RT 1 RW 1, Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Sabtu (08/8) malam lalu.

Sebelumnya, polisi juga sudah mengamankan dua pelaku lainnya.

Lima pelaku yang berhasil diamankan itu adalah DD, MM, MS,ML, dan RN.

Demikian disampaikan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lhutfi dalam jumpa pers, Selasa (10/8/2020).

“Dari para pelaku sudah kita tingkatkan tersangka empat orang. Satu orang lagi masih kita dalami,” ujarnya.

Kepada para pelaku, dijerat dengan Pasal 160 dan 335 dan 170 KUHP terkait dengan tindak pidana yang dilakukan.

Saat ini, dibantu Ditektorat Tindak Pidana Umum Mabes Polri, pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku lainnya.

Karena itu, Lhutfi mengigatkan, agar anggota kelompok intoleran itu segera menyerahkan diri.

“Kami sudah mengantongi nama-nama pelaku. Saya minta segera menyerahkan diri,” tegasnya.

Para pelaku yang sudah ditangkap itu, jelasnya, masing-masing memiliki peran yang berbeda.

Ada yang berperan melakukan pengeroyokan dengan menggunakan alat, melempar sampai yang bertugas untuk memprovokasi.

Saat itu, pihaknya masih terus mendalami peran masing-masing pelaku.

“Yang jelas dari lima pelaku yang diamankan empat sudah kita tetapkan menjadi tersangka,” tekan dia.

Pihaknya juga menekankan bahwa Polri sepenuhnya memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat tak takut saat menjumpai hal-hal yang mencurigakan terkait kelompok intoleran.

“Langsung laporkan pada kami, akan langsung kita tindak lanjuti,” tandas Luthfi. [pjst]