-->

Breaking

logo

August 11, 2020

Asyik Berpose di Patung Berusia 200 Tahun, Turis Ini Tak Sengaja Patahkan Jari Patung

Asyik Berpose di Patung Berusia 200 Tahun, Turis Ini Tak Sengaja Patahkan Jari Patung

NUSAWARTA - Seorang turis asal Austria meminta maaf setelah tanpa sengaja merusak sebuah patung bersejarah berusia 200 tahun. Turis ini mengunjungi museum seni di Italia utara pekan lalu.

Priaitu dikabarkan berpose diatas sebuah patung dari abad ke-19 di museum tersebut. Patung tersebut menggambarkan Pauline Bonaparte yang berusia 25 tahun, seorang bangsawan Italia dan putri kekaisaran Prancis, yang sedang beristirahat di sofa.

New York Times melaporkan, turis itu duduk di kaki patung tersebut, dan meniru postur tubuh atau bentuk patung, untuk kemudian difoto oleh istrinya. 

Namun, ketika pria itu bangkit, tanpa sengaja dia merusak bagian jempol kaki patung Pauline Bonaparte, dan tidak menyadarinya.

Saat turis itu melanjutkan perjalanannya pulang ke Austria, otoritas lokal bekerja untuk melacaknya menggunakan catatan pengunjung di Museum Gypsotheca di Possagno. 

Pertama, mereka menghubungi istri pria yang meninggalkan informasi kontaknya, katena museum menerapkan aturan pelacakan kontak Covid-19 bagi pengunjung.

Istri pria tersebut menangis ketika diberitahu tentang insiden itu oleh polisi. Dalam sepucuk surat kepada presiden yayasan yang mengawasi museum, pria Austria itu mengaku dia tidak menyadari kerusakan yang dia timbulkan.

“Selama kunjungan, saya duduk di atas patung itu, tanpa menyadari kerusakan yang ternyata saya timbulkan,” tulisnya. “Saya meminta informasi dari Anda tentang langkah-langkah apa yang diperlukan dari pihak saya dalam situasi ini, yang sangat tidak menyenangkan bagi saya. Untuk itu, pertama-tama, saya minta maaf dalam segala hal.”

Pihak museum mengatakan dalam sebuah postingan di Facebook bahwa pihaknya sedang membuat rencana untuk restorasi patung,. Pihak museum memiliki beberapa perbedaan tentang berapa banyak yang hilang.

Patung tersebut, dalam sejarahnya berawal ketika Suami kedua Pauline Bonaparte, Camilo Borghese, menugaskan pembuatan patung Pauline, oleh seniman Italia Antonio Canova pada 1805. 

Canova mempresentasikan hasil karyanya, yang dikenal sebagai “Pauline Bonaparte sebagai Venus Victrix”, – pada 1808.

Dilansir Fox News, pada awal Perang Dunia II, patung-patung sempat dipindahkan sementara ke Kuil Possagno, sebuah gereja Katolik yang dirancang oleh Canova di kota kelahirannya. [idns]