-->

Breaking

logo

August 18, 2020

Banyak Diremehkan Netizen, Risma: Saya Pamit, Tak Ada Gunanya Saya Bangun Surabaya Bagus-bagus!

Banyak Diremehkan Netizen, Risma: Saya Pamit, Tak Ada Gunanya Saya Bangun Surabaya Bagus-bagus!

NUSAWARTA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini kembali menyampaikan kata perpisahannya.

Kali ini, kata perpisahan itu diucapkan Risma ketika meresmikan lapangan olahraga di Tambak Asri Surabaya, Minggu (16/8/2020).

Risma juga memberikan motivasi pada anak-anak Surabaya supaya bermental kuat dan pantang menyerah dalam ucapan perpisahannya.

Menurut dia, pengembangan infrastruktur fisik, tidak akan ada artinya jika tidak disertai kualitas manusia.

Dia mengaku fokus membangun motivasi bagi warganya menjelang berakhirnya masa jabatannya.

"Tujuan saya memang untuk membangun motivasi, karena tidak ada gunanya saya bangun Surabaya bagus-bagus tapi manusianya tidak mendapatkan apa-apa, kan eman(kan,sayang)," ucapnya.

Dia menambahkan kalau dirinya ingin warganya berjuang, bergerak dan tak menjadi penonton di kotanya sendiri. Kepada anak-anak Surabaya, Risma berpesan agar mereka bisa berjuang hingga sukses.

"Kalian semua berhak sukses dan berhak berhasil. Sekarang, jangan lagi bilang saya hanya anaknya tukang becak dan sebagainya, meskipun anaknya tukang becak, kalian masih bisa berhasil, asalkan kalian mau bekerja keras. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan, asalkan kalian mau," katanya.

Selanjutnya dia mengisahkan kalau dirinya pernah mendapatkan tawaran untuk menduduki posisi menteri di Kabinet Joko Widodo-Ma`ruf Amin.

Namun dia menolak lantaran lebih memilih mengabdikan diri mengurus Surabaya hingga tuntas masa jabatan.

"Saya ingin menyampaikan, kenapa saya masih bertahan jadi wali kota. Karena, tujuan saya (ingin) warga Surabaya lebih sejahtera," kata Risma.

Kini, tinggal beberapa bulan lagi, Risma menjabat. Ia pun pamit dan berpesan pada warganya agar tak menyia-nyiakan waktu.

"Jadi bapak-ibu sekalian, mohon maaf saya belajarnya dari Alquran, sampai ada surat Al `Asr, demi waktu. Karena waktu itu pemberian Tuhan yang tidak akan terulang kembali. Jadi jangan menyia-nyiakan waktu. Bapak ibu sekalian, saya ingin menyampaikan bahwa enggak sampai satu tahun saya selesai jadi wali kota. Saya Februari (selesai menjabat), saya mohon pamit bapak ibu sekalian," katanya. [lwjstc]