-->

Breaking

logo

August 22, 2020

Bukan Anies & Ganjar, Mega Sebut Sosok Ini Jadi Kepala Daerah Teladan

Bukan Anies & Ganjar, Mega Sebut Sosok Ini Jadi Kepala Daerah Teladan

NUSAWARTA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kerap disorot akhir-akhir ini, terutama setelah beberapa tingkah uniknya saat menangani pandemi covid-19. 

Meski dinilai gagal dalam menangani covid-19 di Kota Surabaya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tetap memuji Risma.

Melansir republika.co, Megawati bahkan menyebut Risma sebagai kepala daerah yang patut dicontoh. 

Sosok lain yang disebut Mega adalah Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Namun, hal itu untuk kepala daerah yang berasal dari PDIP.

Karena itu, putri Soekarno itu berharap para calon kepala daerah dari PDIP untuk belajar banyak dari kedua kepala daerah tersebut. Sebab, keduanya telah berhasil membangun daerahnya masing-masing.

"Keduanya mampu membawa perubahan di daerah masing-masing dan yang utama sangat melindungi rakyatnya," kata Megawati saat membuka Sekolah Partai Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah gelombang pertama melalui telekonferensi, Jumat (21/8/2020).

Hadir 129 calon pemimpin daerah yang mengikuti Sekolah Partai selama lima hari. Salah satu di antaranya adalah bakal calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Megawati mengingatkan kepada para peserta, bahwa PDIP sangat ketat dalam proses pemilihan pemimpin di daerah. Setiap pergerakan para calon kepala daerah dan wakilnya akan terus dipantau.

"Banyak sekali pemimpin-pemimpin yang tidak saya bisa sebutkan satu per satu, yang keberhasilannya sangat luar biasa. Seperti, kalau boleh saya sebut mencari Ibu Risma. Menurut saya, itu menjadi beban bagi saya. Luar biasa dedikasinya menjadikan Kota Surabaya sebuah kota yang sekarang juga sudah terkenal di dunia," kata Megawati.

Presiden RI ke-5 itu menilai Risma mampu menurunkan suhu udara Kota Surabaya menjadi dua derajat celcius. Kebijakan Risma dinilai sangat pro lingkungan hidup yang menjadi isu teraktual di dunia. 

"Bukan main-main, suatu pekerjaan yang luar biasa," tambah Megawati.

Selain itu, kata Megawati, sangat sulit mencari sosok Azwar Anas, yang membawa kemajuan di Banyuwangi. 

Baginya, kepemimpinan Anas membawa Banyuwangi sebagai kota dengan destinasi wisata yang luar biasa.

"Dan hal-hal seperti ini, tergantung dari pemimpinnya. Kalau pimpinannya mau bergerak dengan rakyat, berjuang dengan rakyat, mempunyai inspirasi sangat kreatif, maka pasti akan memungkinkan untuk dapat, lalu dilihat rakyat, dicintai rakyat, dan rakyat pasti akan memilih," tutup Megawati. [lwjstc]