-->

Breaking

logo

August 13, 2020

BuzzerRp Dan Manuver Jubir Istana Perkuat Kecurigaan Esensi Politik Belah Bambu Rezim Jokowi

BuzzerRp Dan Manuver Jubir Istana Perkuat Kecurigaan Esensi Politik Belah Bambu Rezim Jokowi

NUSAWARTA - Alih-alih menjunjung demokrasi, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang kini masuk periode kedua justru makin memperlihatkan keterbelahan di tengah masyarakat.

Banyak kritikan terhadap berbagai kinerja seorang presiden yang seolah tidak paham dan tidak mengerti cara kerja menjadi presiden yang baik dan benar.

Bahkan, ketrebelahan tersebut kian diperlihatkan oleh orang-orang di sekeliling RI satu.

"Para buzzer bayaran dan juga para jubir istana berbagai diskusi atau acara di banyak stasiun televisi semakin menambah kecurigaan banyak kalangan terhadap politik Jokowi beresensi politik belah bambu, menginjak sebagian dan mengangkat sebagian yang lain," kritik pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, Rabu (12/8).

Praktik tersebut menurut Amien Rais sangat terasa saat rezim Jokowi berhadapan dengan umat Islam yang berani mengungkapkan kritikan terhadap kinerja pemerintah.

Mulai dari kriminalisasi, hingga persekusi terhadap para ulama dilakukan. 

Bahkan hal itu sudah bukan menjadi rahasia umum bila melihat rekam jejak politik lima tahun ke belakang.

Yang paling menonjol adalah gerakan umat Islam yang terjadi secara besar-besaran.

Berawal pada tahun 2016 akhir dengan adanya aksi bela Islam. 

Bahkan menurut Amien, persekusi terhadap ulama masih terasa. [rml]