-->

Breaking

logo

August 14, 2020

Djoko Tjandra Resmi Tersangka Dua Kasus Sekaligus

Djoko Tjandra Resmi Tersangka Dua Kasus Sekaligus

NUSAWARTA - Djoko Tjandra resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam dua kasus sekaligus.

Pertama, sosok yang dijuliki Joker itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus surat jalan yang membuatnya lenggang kangkung.

Sedangkan kasus kedua, yakni penghapusan red notice atas dirinya sendiri.

Status tersangka itu didapat setelah Bareskrim Polri melakukan gelar perkara.

Demikian disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Argo menjelaskan, dalam kasu penghapusan red notice, DJoko Tjandra diduga memberikan hadiah atau janji kepada pihak lain berupa uang.

“Untuk penetapan tersangka tersebut ada dua, selaku pemberi dan selaku penerima,” beber Argo.

“Untuk pelaku pemberi ini kita tetapkan tersangka JST (Djoko Tjandra) dan kedua TS (Tommy Sumardi),” sambungnya.

Dalam perkara tersebut, pihaknya menyita sejumlah barang bukti, di antaranya uang tunai.

“Ada barang bukti uang USD 20 ribu dan surat, HP, laptop, CCTV yang kita jadikan barbuk,” jelas Argo.

Sedangkan dalam perkara penerbitan Surat Jalan dan Surat Bebas Covid-19, Djoko Tjandra juga diduga memberikan janji dan hadiah berupa uang.

“Yang kedua, tindak pidana umum yaitu pembuatan dan penggunaan surat jalan dan surat keterangan palsu dan bantu orang ditahan melarikan diri,” katanya.

“Hasil gelar adalah setuju menetapkan tersangka yaitu JST,” pungkas Argo.

Untuk diketahui, dalam kasus ini, polisi juga sudah menetepkan sejumlah orang sebagai tersangka.

Pertama yakni Brigjen Prasetijo Utomo terkait perkara surat jalan dan surat bebas Covid-19.

Selanjutnya, polisi juga menetapkan status tersangka kepada mantan pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking.

Hal itu lantas disusul kemudian dengan penetapan tersangka terhadap Jaksa Pinangki Sirna Malasari. [pjst]