-->

Breaking

logo

August 28, 2020

Kasus Pengrusakan Fasilitas Sekolah, Lurah Benda Baru vs SMAN 3 Tangsel Berakhir 'Damai'

Kasus Pengrusakan Fasilitas Sekolah, Lurah Benda Baru vs SMAN 3 Tangsel Berakhir 'Damai'

NUSAWARTA - Kasus pengrusakan fasilitas sekolah SMAN 3 Tangerang Selatan yang dilakukan Lurah Benda Baru, Saidun berakhir damai.

Itu Pihak pelapor dan terlapor telah menyepakati perdamaian di Polsek Serpong.

“Dari penyidik sudah ada perdamaian dan pencabutan laporan,” ujar Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Iman Setiawan, Jumat (28/8/2020).

Iman juga menyebut bahwa hal ini sudah diterima baik oleh pelapor maupun terlapor.

“Saya kira kalau sudah mencapai rasa keadilan semua pihak, baik itu korban dan pelaku,” sambungnya.

Diakui Iman, Saidun memang sebelumnya sudah sempat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Akan tetapi, dengan adanya pencabutan laporan dari pelapor, maka penyidik pun menghentikan penydikan dan menurunkan status Saidun.

“Sudah ada pencabutan (laporan). Kami sudah menerima pencabutan dan perdamaian dari kedua belah pihak. Namun, proses hukum itu kan untuk mencapai rasa keadilan,” jelasnya.

“Bila ada keadilan kedua belah pihak tercapai, kita pikir untuk bisa kita hentikan penyidikan ini,” lanjut Iman.

Untuk diketahui, kasus ini bermula saat Saidun meminta SMAN 3 Tangsel agar menerima lima calon siswa yang dibawanya diterima di sekolah tersebut.Akan tetapi, SMAN 3 Tangsel tak memenuhi permintaan Sadiun.

Karena kesal permintaannya tak dituruti, Saidun akhirnya menendang meja dan toples di ruang kepala sekolah.

Kejadian itu sendiri terekam dalam kamera CCTV di ruangan tersebut.

Atas tindakan Saidun itu, pihak sekolah melaporkkan Saidun ke Polsek Pamulang.

Berdasarkan penyelidikan, Saidun akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. [pjst]