-->

Breaking

logo

August 26, 2020

Komisi VI Heran Pertamina Rugi Dikaitkan Kinerja Komisaris Ahok, Padahal Ini Penyebabnya

Komisi VI Heran Pertamina Rugi Dikaitkan Kinerja Komisaris Ahok, Padahal Ini Penyebabnya

NUSAWARTA - Pimpinan Komisi VI DPR RI Inas Nasrullah Zubir turut memberikan komentar perihal kerugian yang dialami Pertamina yang bergerak di sektor industri minyak itu.

Inas menilai, kerugian perusahaan plat merah tersebut bukan karena buruknya kinerja jajaran komisaris, dalam hal ini Basuki Tjahajat Purnama alias Ahok.

“Tapi, akibat force mejeur dan faktor lain-nya yang sangat berpengaruh adalah selisih kurs, bukan keren kinerja perusahaan plat merah itu,” ujarnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Ia pun mengaku heran dan tak sepaham dengan pihak yang mengaitkan kerugian perusahaan yang di bawah pimpinan Ahok itu yang mencapai Rp 11 Terliun dengan kinerja komisaris dan jajaranya selama ini.

Kendati begitu, ia tepat meminta agar perusahaan yang dipimpin Basuki Tjahaja Purnama itu lakukan penghematan dalam proyek-proyek besarnya seperti RDMP dan GRR dan juga meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri.

Selain itu, kata Inas, Pemerintah juga diharapkan segera membayar hutangnya yang cukup besar kepada BUMN energi terbesar di Indonesia ini.

“Karena Covid-19 memberikan dampak yang cukup besar di sektor Bahan Bakar Minyak (BBM), dimana terjadi penurunan konsumsi BBM yang sangat signifikan sejak Januari hingga Juni 2020,” beber Inas.

Politisi Frkasi Hanura ini menyebutkan, konsumsi nasional BBM jenis Solar selama pandemi Covid 19 ini, 

sesuai data BPH Migas yang mencatat penurunan mencapai 40 persen, sedangkan Premium turun sebesar 33 persen dari periode sebelumnya.

“Sedangkan procurement Pertamina untuk Januari sampai dengan Maret 2020 dilakukan pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2019 dengan kondisi normal dan harga minyak dunia masih diatas USD. 65,- per barel,” jelasnya. [pjst]