-->

Breaking

logo

August 13, 2020

KSP soal Tuduhan Amien Rais: Kenyataannya Dia Bebas Kritik Jokowi

KSP soal Tuduhan Amien Rais: Kenyataannya Dia Bebas Kritik Jokowi

NUSAWARTA - Politikus senior Amien Rais mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) memainkan politik belah bambu dengan memihak salah satu kelompok. Kantor Staf Presiden (KSP) menilai tuduhan itu disangkal Amien Rais sendiri karena selama ini ia bebas mengkritik Jokowi.

"Tuduhan Amien Rais disangkal oleh kenyataan bahwa beliau sendiri bisa bebas mengkritik Jokowi," kata Tenaga Ahli Utama KSP Donny Gahral Ardian kepada wartawan, Kamis (13/8/2020).

Donny menepis tudingan Amien Rais bahwa Jokowi memojokkan salah satu kelompok dengan politik belah bambu. Ia pun meminta Amien Rais introspeksi diri.

"Dalam demokrasi, oposisi biasa, tapi tidak lantas kemudian menjadi musuh yang dipojokkan, seperti tuduhan Pak Amien Rais. Pak Amien Rais sendiri kan bersuara kritis, tapi kan tidak pernah kemudian dikriminalisasi, dipojokkan. Beliau sendiri selama ini kerap bersuara miring tapi tetap mendapatkan tempat, begitu," ujar Donny.

"Jadi saya kira harus berintrospeksi terhadap dirinya sendiri, karena beliau sendiri kritis tapi tidak pernah dipojokkan," imbuhnya.

Menurut Donny, tuduhan Amien Rais soal politik belah bambu adalah tuduhan tidak beralasan. Jokowi disebutnya merangkul semua golongan, termasuk Fadli Zon dan Fahri Hamzah, yang selama ini dikenal keras mengkritiknya.

"Saya kira tuduhan itu tidak beralasan. Karena kita tahu bahwa di pemerintahan Pak Jokowi, mereka-mereka yang disebut sebagai oposisi, didengar. Bahkan ada yang diundang ke Istana, yang suara-suara miring ya terhadap pemerintah. Kalau mengikuti pemberitaan belakangan ini bahkan dua oposan yang paling keras kepada Pak Jokowi, Fahri Hamzah dan Fadli Zon akan diberikan bintang Mahaputra Nararya," tutur Donny.

Donny juga menyebut Jokowi sebagai sosok negarawan yang mengayomi semua. Karena itulah, ia menepis tuduhan Amien Rais soal politik belah bambu.

"Jokowi adalah negarawan yang mengayomi semua kepentingan, kecuali yang bertentangan dengan konstitusi dan Pancasila. Dan Pak Jokowi juga tidak pernah yang disebut dengan politik belah bambu. Karena Pak Jokowi itu memelihara semua, baik yang keras maupun yang lunak terhadap dirinya. Mengayomi semua lah intinya," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, politikus senior Amien Rais mengkritik jalannya demokrasi di zaman Presiden Jokowi. Menurut Amien Rais, demokrasi di era Jokowi bukan semakin baik, tapi semakin menjauh.

Amien menggambarkan kondisi demokrasi era Jokowi dengan politik belah bambu. Yaitu, kata Amien, demokrasi yang memihak salah satu kelompok dan menjatuhkan kelompok yang lain.

"Sampai sekrang penyakit politik bernama partisanship itu tetap menjadi pegangan rezim Pak Jokowi dalam menghadapi umat Islam yang kritis, terhadap kekuasaannya. Para buzzer bayaran, dan para jubir Istana di berbagai diskusi atau acara di banyak stasiun televisi semakin menambah kecurigaan banyak kalangan teradap politik Jokowi yang beresensi politik belah bambu. Menginjak sebagian dan mengangkat sebagian yang lain," ujar Amien Rais, Rabu (12/8). [dtk]