-->

Breaking

logo

August 21, 2020

Laporan ke Ahok, dari Masalah Toilet SPBU, Pertamini, sampai Mencret

Laporan ke Ahok, dari Masalah Toilet SPBU, Pertamini, sampai Mencret

NUSAWARTA - Komisaris Utama PT. Pertamina (persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi transparansi kerja Pertamina.

Melalui akun Twitter @basuki_btp, dia mengajak masyarakat mengawal transparansi Pertamina dengan melaporkan pelanggaran ke sistem whistleblowing Pertamina.

Dalam situs resmi Pertamina, dijelaskan perusahaan pelat merah ini menyediakan saluran komunikasi bagi para pemangku kepentingan untuk menyampaikan laporan pelanggaran atau penyimpangan terkait Pertamina, yang disebut Whistleblowing System.

Whistleblowing System Pertamina memfasilitasi pelaporan dilakukan dengan anonim dan terjaga kerahasiaannya serta dikelola oleh konsultan independen yang meneruskan laporan yang diterima WBS kepada tim WBS Pertamina untuk ditindaklanjuti.

Saluran WBS yang disediakan, yaitu:

Telepon : +62+21-3815909/3815910/381/5911
SMS : +62+8111750612
Fax : +62+21+3815912
Email : pertaminaclean@tipoffs.com.sg
Website : https://pertaminaclean.tipoffs.info
Mail Box : Pertamina Clean PO Box 2600 JKP 10026

Didukung netizen

Langkah Pertamina untuk menjadi lebih transparan mendapat dukungan positif dari netizen.

Dalam kolom komentar yang ditujukan kepada Ahok, mereka menyampaikan berbagai hal menyangkut keluhan terhadap layanan Pertamina.

Mulai dari minimnya toilet di SPBU (sebagian), bahkan ada juga yang mengadukan kecurangan yang dilakukan sebagian pengelola pengisian bahan bakar umum alternatif: Pertamini. Bahkan ada salah satu netizen lapor: "mencret." 

Sebagian netizen mengatakan keyakinan mereka bahwa Pertamina bakal lebih transparan selama Ahok berada di dalamnya.

"Mantap Pak Ahok. Maju terus pak .... Saya yakin dan percaya Pak Ahok dari dulu sampai sekarang selalu mengutamakan warganya. Tetap semangat. Semoga selalu bahagia bersama keluarga. Amin," kata netizen.

Netizen yang lain berharap Ahok konsisten dalam membasmi praktik-praktik nakal di dalam perusahaan pelat merah itu.

"Terus Pak Ahok. Singkirkan debu-debunya," kata netizen.

Umumnya, netizen percaya sikap Ahok yang tegas dan berani  yang pernah ditunjukkan ketika menjabat gubernur Jakarta tidak akan berubah walau sekarang menjadi komisaris utama Pertamina. 

Berbagai macam ekspresi disampaikan netizen terhadap ajakan Ahok untuk ikut mengawasi transparansi kerja Pertamina. "Pak Ahok the next presiden??"  [sra]