-->

Breaking

logo

August 25, 2020

Maaf Nih, Partai Baru Amien Rais Roh dan Martabatnya Jelas, Gak Seperti Orang-orang Itu

Maaf Nih, Partai Baru Amien Rais Roh dan Martabatnya Jelas, Gak Seperti Orang-orang Itu

NUSAWARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) dianggap sudah melenceng dari cita-cita awalnya. Hal itu yang menjadi alasan Amien Rais mendirikan partai baru.

Demikian disampaikan politikus PAN yang juga loyalis Amien Rais, Agung Mozin kepada JawaPos.com, Selasa (25/8/2020).

Kondisi tersebut, kata Agung, membuat banyak kader partai berlambang matahari putih itu kecewa dengan kepemimpinan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang merupakan besan Amien Rais.

Bahkan, Agung menyatakan bahwa partai baru Amien itu memiliki roh yang jelas.

“‎Partai baru yang jelas dia akan punya roh yang jelas. Martabatnya jelas,” katanya.

“Tidak sembarangan seperti yang dibuat ke kiri dan ke kanan orang-orang itu. Tidak jelas identitasnya. Rakyat marah gitu ya, pendukung marah‎,” sambungnya.

Kendati demikian, Agung masih enggan membeberkan nama partai kedua yang didirikan mantan Ketua MPR RI itu.

Karena itu, ia meminta publik agar lebih bersabar.

“Oh, jangan dulu, pokoknya nanti (launching) dalam waktu tidak lama lagi,” katanya.

Bahkan, Agung mengklaim bahwa partai baru Amien itu akan dihuni banyak tokoh nasional.

Sayangnya, lagi-lagi, Agung enggan merinci siapa saja nama tokoh-tokoh nasional yang ia maksud.

Semua tokoh tersebut, sambungnya, akan hadir saat launcing partai baru itu.

“Banyak sekali tokoh-tokoh nasional yang akan hadir di dalam. Banyak. Cuma nama mereka belum aku sebut yak‎,” tuturnya.

Agung menyebut, rencananya, partai baru Amien Rais itu akan dilaunching pada Desember 2020 mendatang.

“Iya rencananya tahun ini. Paling lambat Desember, nanti Pak Amien yang akan launching,” ungkapnya.

Kendati demikian, Agung menegaskan bahwa partai baru Amien itu tidak akan menjadi oposisi atau koalisi pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

Politikus PAN ini menegaskan, partai baru itu nantinya hanya akan menyuarakan hal-hal yang dianggap benar.

Pasalnya, sebagai partai politik baru tersebut tidak akan munafik.

“Kalau kita ingin menyampaikan kebenaran, kita tidak harus oposisi,” katanya.

Hanya saja, partai tersebut nantinya juga tetap akan kritis.

“Namun, kita harus tetap kritis terhadap hal-hal yang memang perlu diperbaiki,” sambungnya.

Agung menyatakan, jika partai baru Amien ini nantinya mengkritisi pemerintah, bukan berarti benci dengan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

“Kalau kita kritis itu kan bukan berarti kita membenci. Kita menyampaikan apa yang mesti dikerjakan,” ungkapnya.

Bahkan, tekan Agung, partai baru ini akan mengapresiasi kerja-kerja pemerintahan jika memang berpihak kepada rakyat.

Sebaliknya, jika mengsengsarakan rakyat, maka pihaknya tidak akan ragu melontarkan kritik.

“Kalau ada yang bagus ya kita akan katakan kalau itu bagus. Diapresiasi ya‎,” jelasnya. [pjst]