-->

Breaking

logo

August 23, 2020

Media Asing Menyorot Pujian Retno Marsudi ke China

Media Asing Menyorot Pujian Retno Marsudi ke China

NUSAWARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dalam kunjungannya ke Tiongkok mengatakan dunia perlu bergandengan tangan untuk memerangi pandemi virus corona. Dia juga memuji hubungan Tiongkok-Indonesia dalam mengembangkan vaksin Covid-19.

Dalam wawancara dengan media asing CGTN pada Jumat (21/8/2020), Retno mengatakan 70 tahun kerja sama Indonesia-Tiongkok meningkatkan hubungan di beberapa bidang termasuk investasi.

Dia menyebutkan Tiongkok menjadi investor asing nomor dua di Indonesia.

"Tiongkok adalah nomornya dua investor asing di Indonesia. Tidak mudah. Tidak mudah mengelola hubungan di tengah pandemi, tetapi Indonesia dan Tiongkok masih dapat melakukannya bahkan selama masa sulit ini. Jadi saya sangat senang dengan hubungan yang kuat antara Tiongkok dan Indonesia," kata Retno, seperti dikutip dari CGTN.

Retno mengatakan Indonesia sudah bekerja sama dengan Tiongkok dan baru memulai uji klinis vaksin sinovac fase 3.

Pandemi virus corona telah memengaruhi ekonomi global dan ketegangan politik. Reporter CGTN kemudian menanyakan pendapat Retno terkait stigma dan politisasi virus terhadap Tiongkok yang diminta pertanggungjawaban.

Retno mengatakan dengan konsisten melakukan kolaborasi dan kerja sama.

"Jika melihat pernyataan saya tentang posisi Indonesia, kami sangat konsisten mengakui saat yang sangat menantang ini bahwa kita semua sedang menghadapi pandemi, saya kira harus kita lakukan bersama, yaitu kolaborasi dan kerja sama," kata dia.

Sebelumnya, juru bicara kementerian luar negeri Tiongkok, Zhao Lijian menyebutkan bahwa Menlu Retno Marsudi bakal menjadi menteri luar negeri pertama di dunia yang mengunjungi negaranya.

"Menteri Luar Negeri Retno Marsudi adalah menteri luar negeri pertama yang akan diterima China saat pengendalian virus sedang dilakukan secara berkelanjutan. Ini menunjukkan bahwa China dan Indonesia sama-sama mementingkan hubungan bilateral," kata Zhao Lijian, seperti dikutip dari Antara.

Dalam kunjungan tersebut, Penasihat Pemerintah sekaligus Menlu Tiongkok Wang Yi akan bertemu Menlu Retno untuk berdiskusi secara mendalam tentang hubungan bilateral, kerja sama anti-Covid-19, kerja sama Prakarsa Sabuk Jalan (BRI), dan bertukar pandangan tentang hubungan China-ASEAN serta isu-isu internasional dan regional lainnya yang menjadi kepentingan bersama.

"Sebagai tetangga yang penting bagi satu sama lain dan negara berkembang utama, Tiongkok dan Indonesia memiliki kepentingan yang sama yang secara alamiah menjadikan keduanya sebagai mitra kerja sama," ujar Zhao. [rpb]