-->

Breaking

logo

August 12, 2020

Megawati Akui Dicap Wanita Besi dan Pemimpin yang Sukses

Megawati Akui Dicap Wanita Besi dan Pemimpin yang Sukses

NUSAWARTA - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengakui dirinya acap dicap sebagai wanita besi. Hal itu dia sampaikan saat mengumumkan pasangan calon kepala daerah yang diusung PDIP secara virtual, Selasa kemarin, 11 Agustus 2020.

Menurut Megawati, bukan cuma dicap wanita besi, dia juga bilang ada pula yang menyebut dirinya memiliki gelar beraneka rupa. Kendati demikian, kata dia, nama Mega juga erat kaitannya dengan bagian dari pemimpin yang sukses.

“Keilmuan suatu manusia itu terbukti saat dia dapat melakukan sebuah gerakan yang dinamakan mengorganisir rakyat, memberikan tujuan kepada rakyat, mau dibawa ke mana, pasti semuanya adalah menjalankan konstitusi republik ini,” kata Megawati, disitat Rabu 12 Agustus 2020.

“Ada yang mengatakan saya seperti wanita besi lah, apalah, itu gelar-gelar apalah,” sambung Megawati.

Dalam pernyataannya, Megawati juga mengaku kerap mendapat pertanyaan tentang kepemimpinan, karena dinilai mampu menjadi bagian dari pemimpin yang sukses. “Banyak orang menanyakan saya, mengapa ibu bisa, katanya saya termasuk bagian pemimpin sukses story,” ucap Megawati.

Kaitkan dengan Milenial

Berkaitan dengan wanita besi, dalam kesempatan itu, Megawati juga sempat menyinggung soal milenial. Katanya, milenial memang terkesan pintar, namun belum tentu merupakan pemimpin yang baik.

“Kita sudah dengar kalau Pak Presiden bilang itu kalangan milenial. Pertanyaannya, kan keren kan milenial, kelihatan wawasannya banyak, tapi apa benar demikian?” kata Mega.

Menurut dia, kendati generasi milenial terkesan pintar, belum tentu mereka mampu untuk mengorganisir rakyat atau memberi arah dan tujuan bagi rakyat. Ia mengingatkan, memiliki wawasan keilmuan boleh, tapi ada aspek-aspek yang penting dalam kepemimpinan yang tak boleh dilupakan.

Dia lantas menyinggung bahwa mereka yang baru saja masuk PDIP mungkin kaget mendengarnya bicara seperti itu. Sebab, di antara mereka yang menerima rekomendasi sebagai calon kepala daerah, ada yang baru masuk PDIP dan menerima Kartu Tanda Anggota.

“Nah, yang belum pernah dengar saya ngomong seperti ini, tolong diberi tahu. Itu yang mereka tadinya belum jadi PDIP, ini kan baru KTA. Jadi, tolong, oh rupanya Ibu gitu, iya begitu,” ujar Megawati.

Dalam kesempatan itu, Megawati kemudian meminta seluruh pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang telah resmi mendapatkan rekomendasi dari PDIP maju di Pilkada Serentak 2020 untuk belajar tentang pemerintahan. [hps]