-->

Breaking

logo

August 29, 2020

Pengamat Intelijen Beberkan Penyebab Penyerangan Polsek Ciracas: "Ini Hanyalah Masalah Sepele yang Dibesarkan"

Pengamat Intelijen Beberkan Penyebab Penyerangan Polsek Ciracas: "Ini Hanyalah Masalah Sepele yang Dibesarkan"

NUSAWARTA - Polsek Ciracas diserang 100 massa tidak dikenal (OTK) pada Jum’at (28/8) sekitar 18.15 WIB. Beberapa jam sebelum kejadian terjadi dugaan pemukulan terhadap seorang anggota TNI di Arundina, Cibubur, Jakarta Timur yang .

Anggota TNI bernama Ilham diduga menjadi korban penganiayaan di Arundina, Cibubur pada Jum’at (28/8) sekitar 18.15 WIB.

Saat diselidiki, anggota TNI tersebut tidak dianiaya, akan tetapi ia terluka karena jatuh dari sepeda motornya.

Buntut dari aksi tersebut, publik mengaitkan kebakaran Polsek Ciracas diduga berkaitan dengan aksi dugaan penganiayaan anggota TNI.

Pengamat Intelijen dan Keamanan, Stanislaus Riyanta menilai, tak mudah mengumpulkan ratusan massa dalam penyerangan Polsek Ciracas tersebut.

Apalagi, insiden tersebut bukan merupakan peristiwa tunggal tapi sebelumnya peristiwa pendahulu.

“Tidak mudah mengumpulkan 100 orang untuk melakukan aksi perusakan di Polsek. Masyarakat sekitar tempat kejadian pasti sudah tau apa yang terjadi karena memang bukan peristiwa tunggal tapi ada peristiwa pendahulu,” kata Stanislaus, Sabtu (29/8/2020).

Menurut Stanislaus, peristiwa penyerangab Polsek itu diduga disebabkan oleh masalah sepele. Namun karena ada yang memprovokasinya sehingga massa tersebut maki beringas.

Akan tetapi Stanislaus tak membeberkan pihak yang menjadi dalang profokator dari perisriwa tersebut.

“Biasanya justru hal sepele lalu diprovokasi sehingga terjadi aksi yang dikemas seolah solidaritas karena nampak sangat cepat dan rapi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Polsek Ciracas dibakar dan dirusak oleh orang tak dikenal. Polisi menduga ada 100 orang kurang lebih yang terlibat dalam peristiwa ini.

Peristiwa serupa juga pernah terjadi di Polsek Ciracas, Jakarta Timur pada 11 Desember 2018 lalu. Perusakan terjadi sekitar pukul 23.00 hingga dini hari.

Sejumlah massa melalukan perusakan hingga pembakaran diduga karena tidak puas dengan penanganan kasus yang ditangani Polsek Ciracas. [pjst]