-->

Breaking

logo

August 17, 2020

Perayaan Kemerdekaan di Situasi Pandemik, Fraksi PKS: Kerja Nyata, Jangan Pinternya Cuma Beretorika Dan Marah-marah Tidak Jelas

Perayaan Kemerdekaan di Situasi Pandemik, Fraksi PKS: Kerja Nyata, Jangan Pinternya Cuma Beretorika Dan Marah-marah Tidak Jelas

NUSAWARTA - Kemerdekaan adalah momentum untuk semakin mensyukuri nikmat kemerdekaan dengan kerja nyata untuk bangsa, apalagi di tengah pandemik dan ancaman resesi ekonomi.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini yang turut mengucapkan ulang tahun ke-74 Republik Indonesia.

"Peringatan HUT Kemerdekaan RI selalu menghadirkan kesan yang mendalam. Pesan dan kesan itu semakin kuat di tahun ini karena diselenggarakan dalam kondisi bangsa menghadapi pandemi Covid-19 dan ancaman resesi ekonomi sebagai dampaknya," ungkap Jazuli dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/8).

Anggota Komisi I DPR RI mengatakan, meski menghadapi situasi yang sulit akibat pandemik, bangsa Indonesia harus tetap optimis karena kondisi saat ini tak lebih sulit dibanding kondisi yang dihadapi para pejuang kemerdekaan di masa penjajahan.

Modalnya, kata dia, adalah optimisme, kekuatan tekad dan persatuan untuk membangun Indonesia.

"Ini tantangan bagi kita semua khususnya pemerintah dan pengelola negara agar benar-benar mampu membaca spirit kemerdekaan. Pemerintah harus menghadirkan kebijakan yang menyemai modalitas bangsa tersebut, menjadi teladan dengan menunjukkan kerja nyata untuk Indonesia," pesan Jazuli.

Fraksi PKS sendiri banyak mengkritisi kebijakan pemerintah di masa pandemik yang dinilai buruk. Mulai dari tidak fokusnya penanganan, lambatnya respons, inkonsistensi kebijakan, serta beberapa program bermasalah.

"Ini yang menjadi tantangan pemerintah, jangan hanya pandai buat rencana lalu beretorika di depan publik, di tambah marah-marahnya presiden kepada para menterinya. Bukan itu yang diinginkan rakyat, melainkan bukti nyata di lapangan," tegasnya.

Fraksi PKS juga menyoroti keberihakan pemerintah pada rakyat di masa pandemik ini. 

Pasalnya, di tengah pandemik, iuran BPJS Kesehatan malah naik, sementara harga BBM yang seharusnya turun tidak diturunkan. Stimulus kepada UMKM juga tak kunjung dirasakan secara masif.

"Atas semua kritik konstruktif Fraksi PKS tersebut, seharusnya Pemerintah mengambil respons yang cepat, tepat, dan sistematis dengan kerja nyata untuk rakyat. Jangan rakyat yang sudah susah ditambah pening dengan kebijakan pemerintah yang tidak jelas," urainya.

"Momentum HUT RI ini harus memacu kinerja pemerintah sehingga Indonesia bisa keluar segera dari wabah dan dampaknya," tutup Jazuli. [rmol]