-->

Breaking

logo

August 26, 2020

Pertamina Rugi Rp11,28 T, Ahok Kepleset Lidah Mau Bubarin Kantornya

Pertamina Rugi Rp11,28 T, Ahok Kepleset Lidah Mau Bubarin Kantornya

NUSAWARTA - Kerugian Pertamina sebesar Rp11,28 membuat Basuki Tjahaja Purnama atau ahok sebagai komisaris kembali kepleset lidanya.

Saat awal menjabat sebagai komisaris, Ahok sendiri sempat sesumbar terkait kinerja perusahaan plat merah tersebut. Menurutnya jika dalam 7 bulan perusahaan tidak ada perkembangan maka akan dibubarkannya.

Hal tersebut diungkapkannya saat beberapa koorporasi BUMN di Indonesia tengah menjadi perbincangan terkait permintaan dana perusahaan negara dari APBN, yang membuat Ahok akhirnya sesumbar mengungkap soal keberadaan BUMN.

BUMN di mata Ahok seharusnya tidak meminta dana dari pemerintah, yang ada justru harus menyetor kepada negara dari usaha yang dijalankannya. Sehingga menjadi pemasukan bagi negara tidak menjadi beban.

“Enggak ada lagi cerita APBN nyuntik duit ke BUMN. Yang ada BUMN mesti setor duit kepada APBN dong. Masak setiap tahun mesti disuntik? Ya enggak beres dibubarin entar digabung,” kata Ahok dalam video tersebut.

Namun realita ucapan Ahok tersebut saat ini tidak sesuai dengan kondisi kenyataanya dimana Pertamina telah mengalami kerugian yang cukup besar tahun ini. Terlebih kaitan tersebut dibandingkan dengan kondisi pertamina tahun lalu yang masih bisa membukukan keuntungan sebelum Ahok menjadi komisaris.

Ahok Kepleset Lidah

Sebuah video yang memperlihatkan tayangan terkait statemen Ahok soal perusahaan BUMN (Pertamina) yang akan berkembang dalam 7 bulan tengah viral di akun @HukumDan. Dalam video tersebut Ahok menjanjikan perkembangan dari Pertamina ketika dirinya dipercaya menjabat sebagai komisaris.

Dalam video dengan durasi 22 detik tersebut, tampak seseorang menanyakan keyakinan Ahok yang bisa membuat Pertamina berkembang dalam 7 bulan saja. Bahkan Ahok meyakini kondisi tersebut bisa terjadi dengan rasa optimis.

“Ya tujuh bulan juga udah mulai keliatan kok, gua bilang kalau enggak gua bubarin, gua bersihin, gua bilang,” seloroh Ahok sambil tertawa.

Banyak Pihak Mempertanyakan Kerugian Pertamina

Kerugian Pertamina yang dilaporkan membuat banyak pertanyaan dari beberapa kalangan. Bahkan beberapa pengamat mengemukakan sumber kerugian yang dialami karena dalam kondisi covid-19, Pertamina tidak menurunkan harga minya sedikit pun.

Sehingga tidak masuk akal jika terjadi kerugian yang sangat besar, namun Pertamina menurut VP Komunikasi Perusahaan PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman seperti dikutip Tempo, menjelaskan kerugian yang dihadapi perusahaan sepanjang semester pertama tahun 2020. “Pertamina menghadapi triple shock,” ujarnya seperti dikutip dari siaran pers, Senin, 24 Agustus 2020. [hps]