-->

Breaking

logo

August 22, 2020

Sebut Refly Harun, Ruhut Sindir KAMI: Belajar Menunjuk Hidung Sendiri sebelum Menunjuk Hidung Orang Lain

Sebut Refly Harun, Ruhut Sindir KAMI: Belajar Menunjuk Hidung Sendiri sebelum Menunjuk Hidung Orang Lain

NUSAWARTA - Ruhut Sitompul kembali mengomentari deklarasi Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) yang dimotori Din Syamsuddin cs.

Bedanya, sosok yang juga dikenal sebagai si Poltak ini menyampaikan melalui sebuah video yang diunggah melalui akun media sosialnya, Jumat (21/8/2020) malam.

“Rakyat Indonesia sangat cerdas, mereka tahu mana yang terus kerja kerja kerja untuk rakyat negara Indonesia tercinta,” tulisnya.

Eks anggota Komisi III DPR RI ini lantar melontarkan sindirian yang ditujukan kepada para tokoh dan deklarator KAMI.

“Eh yang di sono ngumpul-ngumpul nyinyir ngebacot asbun pula. Memang demokrasi bisa suka-suka tapi terukur dong,” sindirnya.

Dalam cuitan itu, mantan politisi Partai Demokrat ini menyinggung soal deklarasi KAMI dan KITA yang hanya berselang sehari.

Ia menyampaikan, orang-orang yang mendeklarasikan KITA adalah kawan-kawannya yang sama-sama menjadi tim sukses Joko Widodo di periode kedua.

Dirinya mengaku, dirinya bisa mengerti perasaan rekan-rekannya itu sampai akhirnya memutuskan untuk melahirkan KITA.

Ruhut menyatakan, mereka yang membentuk KAMI adalah orang-orang yang sebelumnya sudah pernah diberikan kesempatan (jabatan) oleh pemerintahan.

“Mereka pernah diberikan kesempatan. Tetapi apa yang mereka lakukan,” ujarnya.

Dia lantas mencontohkan salah satu deklarator KAMI, Refly Harun yang diakuinya adalah orang yang pintar.

“Refly harun sudah dua kali komisaris utama bos, di BUMN,” ucap dia.

“Eh taunya karena tidak punya prestasi, dihentikan. Jadi barisan sakit hati, gabung dengan para barisan sakit hati lainnya,” sambungnya.

Karena itu, Ruhut meminta agar orang-orang tersebut agar bisa belajar lebih bijak.

“Sudah, belajarlah menunjuk hidung sendiri sebelum menunjuk hidung orang lain,” tegasnya tanpa menyebut nama orang yang dimaksud.

Ruhut pun mempersilahkan kawan-kawannya di KITA agar jalan terus tanpa menghiraukan cemoohan.

“Saya sebagai kader PDI Perjuangan, melihat mereka, kita harus tetap tenang,” tutur Ruhut.

Ruhut lalu menukil pernyataan yang pernah dilontarkan Din Syamsuddin yang meminta agar gerakannya jangan digembosi.

Pasalnya, rakyat saat ini sudah sangat cerdas untuk menilai segala sesuatu.

“Jangan kami digembosi? Siapa yang mau gembosi? Nyatanya belum apa-apa sudah gembos kok,” kata dia.

“Kenapa? Karena rakayat Indonesia di era reformasi ini sangat cerdas,” pungkasnya. [pjst]