-->

Breaking

logo

August 26, 2020

Secara De Facto, Korut Kini di Bawah Kendali Kim Yo-jong karena..

Secara De Facto, Korut Kini di Bawah Kendali Kim Yo-jong karena..

NUSAWARTA - Rumor memburuknya kesehatan pemimpin Korut Kim Jong Un kembali berhembus. Yang terbaru, seperti dilansir laman news.com.au, Selasa, Kim Jong Un dilaporkan dalam keadaan koma.

Namun, kebenaran soal kondisi Kim Jong Un ini tak dapat diverifikasi langsung ke otoritas Korut. Pasalnya, sistem politik dan media yang tertutup membuat dunia luar sulit untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi di Korut.

Pada bulan April dan Mei tahun ini, Kim Jong Un juga sempat dirumorkan meninggal dunia. Namun, tak lama setelah itu, Kim Jong Un muncul di publik dalam keadaan sehat.

Saat itu ia sempat menghilang selama 3 minggu sebelum ia muncul kembali di sebuah pabrik di kota Sunchon, Korea Utara. Bahkan seperti dilansir oleh New York Times, saat itu banyak rumor lainnya bermunculan soal operasi jantungnya yang tidak berjalan baik.

Sementara soal kondisi terbaru Kim Jong Un yang dilaporkan koma itu, media mendapatkan itu dari laporan Chang Song-min, mantan ajudan mantan Presiden Korea Selatan Kim Dae-jung. Ia menyebut bahwa Kim Jong Un sedang dalam keadaan koma.

“Saya menduga bahwa ia sedang dalam keadaan koma, tetapi hidupnya masih belum berakhir,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa Kim Yo Jong, adik dari Kim Jong Un yang masih berumur 33 tahun itu sudah siap mengambil alih pemerintahan selama kakaknya dirawat.

“Struktur pemerintahan ini masih belum terbentuk, maka Kim Yo Jong ditunjuk untuk mengambil alih pemerintahan karena kekosongan pemerintahan tidak bisa dibiarkan terlalu lama,” ucap Chang.

Dilansir The Guardian, menurut seorang anggota bidang intelijen dari majelis nasional Korea Selatan, Ha Tae-keung, yang utama ialah bahwa Kim Jong Un masih memiliki kekuatan absolut.

Namun, ia memberikan sebagian kekuasaannya lebih besar kepada adiknya dibandingkan pada masa lalu. Ia juga menambahkan, “Saat ini, Kim Yo Jong secara de facto telah mengambil alih pemerintahan Korea Utara.”

Ha Tae-keung juga menyebut bahwa Kim Jong Un juga membagikan kekuasaannya di bidang ekonomi dan militer kepada sejumlah pejabat seniornya. [wrte]