-->

Breaking

logo

August 26, 2020

Sempat Hasil Rapid Non-Reaktif, Inilah Hasil Swab Test Jerinx

Sempat Hasil Rapid Non-Reaktif, Inilah Hasil Swab Test Jerinx

NUSAWARTA - DRUMMBER band Superman Is Dead (SID), Jerinx menjalani tes lanjutan Covid, setelah Rapid Test beberapa waktu lalu, sebelum dijebloskan ke tahanan Mapolda Bali.

Saat itu, hasil tes suami Nora Alexandra Philip itu non reaktif. Setelah itu, Jerinx mengikuti test swab berbasis PCR. Dan ternyata, hasilnya juga negatif Covid-19.

“Negatif (hasil tes swab PCR, Red),” kata Kasubag Humas Polda Bali Kombes Syamsi saat dihubungi, seperti dilansir Radar Bali Jawa Pos, Rabu (26/8/2020).

Sekadar diketahui, selama pandemi Covid-19, pemilik nama I Gede Ari Astina itu sering beraktivitas di luar rumah. Termasuk ia sering berbagi pangan ke masyarakat di Twice Bar, Kuta. Ia beraktivitas seperti biasa, bahkan jarang terlihat mengenakan masker.

Sementara itu, dari perkembangan kasusnya, dalam beberapa hari ke depan berkas perkara dugaan pencemaran nama baik dengan pelapor Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tersebut telah dinyatakan P21 alias lengkap pada Rabu (26/8/2020) sore. Dengan begitu maka akan segera disidangkan.

Hal ini dikatakan oleh Kasi Penerangan Hukum Kejati Bali A. Luga Harlianto, saat dikonfirmasi Rabu. Dijelaskan Luga, bahwa tanggal 19 Agustus lalu pihak Kejaksaan Tinggi Bali menerima penyerahan berkas tahap 1 dari penyidik Polda Bali.
Lalu dilakukan penelitian terhadap berkas tersebut, apakah sudah memenuhi sarat formil dan materil dari sebuah berkas.

“Jadi ketika Jerinx ditetapkan tersangka di hari itu juga penyidik Polda Bali menyampaikan SPDP ke Kejaksaan. Lalu pimpinan menunjuk jaksa untuk mengikuti perkembangan penyidikan berjumlah 6 orang yang dipimpin langsung oleh Aspidum (asisten pidana umum),” jelasnya.

Lebih lanjut, pada tanggal 19 Agustus pihaknya menerima penyerahan berkas tahap 1. “Terhadap penelitian dari hasil penelitian jaksa dan dilakukan ekspos dinyatakan bahwa berkas sudah lengkap. Sudah dinyatakan P-21 hari ini,” terang Luga.

Dikatakan Luga setelah rampung di tahap 1, selanjutnya akan dilakukan pelimpahan tahap 2. Pada pelimpahan tahan 2 ini nanti akan ada penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Polda Bali kepada Penuntut dari Kejati Bali.
“Kapan waktunya itu (pelimpahan tahap 2) ranahnya penyidik,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Jerinx jadi tersangka pada Rabu (12/8/2020) lalu buntut dari adanya laporan oleh IDI Bali. Laporan itu terkait postingan JRX di akun sosmed Instagramnya yang menyebut IDI sebagai kacung WHO.

Dia diduga melanggar Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A ayat (2) dan/atau Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang ITE dan Pasal 310 KUHP. [pjst]