-->

Breaking

logo

August 18, 2020

Sesuai Prediksi, Meski Bukan Deklarator KAMI, Amien Rais Sempatkan Hadir di Tugu Proklamasi

Sesuai Prediksi, Meski Bukan Deklarator KAMI, Amien Rais Sempatkan Hadir di Tugu Proklamasi

NUSAWARTA - Politisi senior, Amien Rais terlihat hadir di acara deklarasi dan penyampaian maklumat Koalisi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (18/8).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Amien Rais dengan pengawalan tiba di Tugu Proklamasi pada pukul 10.27 di saat acara sudah mulai berlangsung.

Dengan menggunakan kemeja batik lengan panjang dan mengenakan masker berwarna biru dan mengenakan peci hitam, Amien Rais langsung menuju ke lokasi acara, bergabung dengan ratusan tokoh yang sudah hadir.

Padahal, nama mantan ketua umum PP Muhammadiyah dan mantan ketua umum PAN itu tidak tercantum dalam 153 tokoh atau deklarator KAMI.

Acara deklarasi maklumat KAMI masih berlangsung sejak pukul 10.10. Ribuan massa pun hadir untuk menyaksikan secara langsung acara deklarasi maklumat KAMI ini.

Protokol kesehatan pun diterapkan saat memasuki area Tugu Proklamasi. Di mana, setiap pengunjung wajib untuk mencuci tangan, dicek suhu tubuhnya dan disemprot disinfektan.

Putri Bung Hatta Bacakan Teks Proklamasi di Acara Deklarasi KAMI

Rangkaian acara deklarasi Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2020), dihadiri dan diikuti oleh sejumlah tokoh bangsa.

Para tokoh bangsa yang hadir merupakan sosok yang tidak asing, karena sebelumnya mereka merupakan eks pimpinan lembaga pemerintahan dan juga putra-putri dari pimpinan lembaga negara. Mereka diantaranya adalah mantan Ketua MPR sekaligus mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Amien Rais, eks Panglima TNI Gatot Nurmatyo, hingga putri Proklamator Muhammad Hatta, Meutya F. Hatta dan putri Presiden kedua RI Soeharto, Titiek Soeharto.

Selain nama-nama tersebut hadir juga sejumlah tokoh muda seperti eks Ketua Tim Anti Mafia Mahkamah Konstitusi Refly Harun, Dian Islamiati Fatwa, Koordinator BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah se Indonesia Nur Eko Ilham Bintang, dan sejumlah duta besar negara sahabat.

Sementara komunitas yang hadir antara lain Komunitas UI yang dipimpin oleh Chandra Motik, komunitas buruh, komunitas Aspirasi, komunitas Mujahidah Priangan, Forum Purnawirawan Baret Merah, Komunitas Masyarakat Tionghoa, Ustadzah Peduli Negeri, Forum Alumni Perguruan Tinggi Indonesia, dan Forum Rektor Perguruan Tinggi Indonesia.

Satu hal yang menarik dari acara Deklarasi KAMI itu adalah di awal pelaksanaannya. Di mana, dilakukan Upacara Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, dan menugaskan putri Bung Hatta, Meutia F. Hatta membacakan langsung Teks Proklamasi Kemerdekaan RI.

Sedangkan menantu Bung Hatta, Sri Edi Swasono, menjadi pemimpin saat para peserta upacara menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Selain itu, ada pula mantan Menteri Kehutanan M.S. Ka’ban yang bertugas membacakan Teks Pancasila. Usai Upacara Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI tersebut, dilakukan pembacaan Jati Diri KAMI oleh Ketua Komite Kerja Panitia Deklarasi Maklumat KAMI Ahmad Yani, dan setelah itu sejumlah tokoh membacakan Maklumat Menyelamatkan Indonesia.

Mereka yang membacakan Maklumat Menyelamatkan Indonesia antara lain oleh Ketua Umum PP Wanita Islam Marfuah Musthofa, Raja Samu-Samu, Maluku Benny Ahmad, mantan Ketua Komnas HAM Prof. Dr. Hafid Abbas, Ichsanudin Noorsy, Lieus Sungkharisma, Nurhayati Assegaf, Prof. Chusnul Mariyah, Moh Jumhur Hidayat, Wakil Ketua Umum Persis Ust. Jeje Jainudin, Jubir Presiden Gus Dur Adhie M. Massardi, mantan Penasihat KPK Abdullah Hehamahua, Said Didu, Syahganda Nainggolan, dan Rocky Gerung.

Acara Deklarasi diakhiri dengan penyampaian sambutan Presidium KAMI, yaitu Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof. Dr. Din Syamsuddin, mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, dan tokoh NU Rochmat Wahab. Setidaknya ada 150 tokoh yang bersepakat untuk bergabung dalam KAMI. [rmol]