-->

Breaking

logo

August 14, 2020

Sidang Tahunan MPR, Bamsoet Tak Sebut Nama JK sebagai Hadirin yang Terhormat dalam Pidatonya

Sidang Tahunan MPR, Bamsoet Tak Sebut Nama JK sebagai Hadirin yang Terhormat dalam Pidatonya

NUSAWARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) membuka rapat Sidang Tahunan MPR RI tahun 2020. 

Dalam awalan pidato pengantar sidang tahunan, Bamsoet turut menyebutkan nama-nama tokoh, baik Presiden-Wakil Presiden dan Mantan Presiden-Wakil Presiden.

"Yang kami hormati, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, Presiden Republik Indonesia Kelima Honoris Causa Megawati Sukarnoputri, Wakil Presiden Republik Indonesia Keenam, Bapak Jenderal TNI Purnawirawan Try Sutrisno," sebut Bamsoet dalam acara tersebut di ruang sidang Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Namun, dalam kesempatan itu nama mantan Wakil Presiden ke ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla tidak disebutkan dalam acara tesebut. 

Sementara, Wakil Presiden Kesembilan Hamzah Haz, Wakil Presiden Kesebelas Boediono disebutkan.

Hal ini berbeda, saat Ketua DPR RI Puan Maharani mendapat kesempatan untuk menyampaikan pidatonya, nama Jusuf Kalla berkenan disebutkan.

Adapun nama pejabat publik lainnya yang disebut antara lain:

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Puan Maharani; Ketua Dewan Perwakilan Daerah, Saudara La Nyala Mahmud Mattalitti; Ketua Badan Pemeriksa Keuangan,  Agung Firman Sampurna.

Ketua Mahkamah Agung, Muhammad Syarifuddin; Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman; Ketua Komisi Yudisial, Jaja Ahmad Jayus; Para Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat; Ahmad Basarah.

Dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,
Ahmad Muzani; dari Fraksi Partai Gerindra; Lestari Moerdijat; 
dari Fraksi Partai NasDem, Jazilul Fawaid; dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa; Sjarifuddin Hasan.

Kemudian, dari Fraksi Partai Demokrat, Hidayat Nur Wahid, MA,
dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Zulkifli Hasan; dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Arsul Sani; dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Fadel Muhammad. [akrt]