-->

Breaking

logo

August 29, 2020

Sudah Tahu Corona Masih Tinggi, Warga Depok Malah Berduyun-duyun Hadiri Dangdutan

Sudah Tahu Corona Masih Tinggi, Warga Depok Malah Berduyun-duyun Hadiri Dangdutan

NUSAWARTA - Di tengah pandemi COVID-19, sejumlah warga nekat menghadiri acara dangdut yang dimeriahkan oleh penyanyi ternama, Evie Tamala. Peristiwa itu terjadi di wilayah Kelurahan Pengasingan, Kecamatan Sawangan, Depok, Pada Sabtu 29 Agustus 2020

Padatnya kerumunan di tengah kegiatan bertajuk santunan anak yatim itu pun viral di media sosial. Ironisnya lagi, tak sedikit warga yang kedapatan tidak mengenakan masker.

Padahal, pemerintah setempat melarang adanya kegiatan berkerumun dengan jumlah massa yang besar. Namun, hal itu tak digubris. Kondisi ini berisiko tinggi terjadinya penyebaran COVID-19.

"Sesuai Perwa 37/2020, konser musik, seni dan budaya skala besar belum dapat dilaksanakan," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana

Data yang dihimpun menyebutkan, kegiatan Gemma Muharram itu dilaksanakan enam RW di wilayah Kelurahan Pengasinan. Acara dimulai dengan pawai boneka ikan hias berukuran besar, sekira pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. 

Selain santunan yatim, pada spanduk acara disebutkan, kegiatan diisi dengan tausiyah dan dihadiri pelantun dangdut Evi Tamala. Dadang menilai, kegiatan itu berpotensi menimbulkan pelanggaran terkait protokol kesehatan.

"Kalau dari visualisasi yang didapat dan melihat jumlah penonton lebih dari 30 orang, bisa dikatakan jumlah besar," jelas Dadang.

Ia menegaskan, telah menindaklanjuti laporan ini ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) "Segera Satpol-PP akan melakukan pemanggilan kepada panitia acara," sebutnya.

Untuk diketahui, Depok adalah salah satu daerah yang masih berstatus zona oranye, atau berisiko sedang terjadinya penyebaran COVID-19. Terkait hal itu, pemerintah setempat pun masih memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). [viva]