-->

Breaking

logo

August 31, 2020

UNIK! Pulau di Brazil Ini Hanya Dibuka Bagi Wisatawan Positif COVID-19

UNIK! Pulau di Brazil Ini Hanya Dibuka Bagi Wisatawan Positif COVID-19

NUSAWARTA - Fernando de Noronha, sebuah pulau tropis 354 km di lepas pantai timur laut Brasil, dibuka kembali untuk pengunjung. Uniknya, mereka yang ingin ke sana harus memenuhi satu syarat, yaitu telah tertular COVID-19.

Dilansir dari South China Morning Post, pulau itu awalnya dibuka dengan membatasi beberapa ratus kedatangan per hari. Namun, 5 bulan lalu pulau ini ditutup untuk menghentikan penyebaran virus corona. Otoritas pun mengumumkan dibukanya kembali secara bertahap mulai 1 September dengan kontrol kesehatan yang ketat untuk menjamin keselamatan semua orang.

"Pada fase pertama ini, hanya wisatawan yang sudah terjangkit COVID-19 yang boleh berkunjung," sebut pengumuman melalui Instagram itu.

Pengunjung akan diminta untuk menunjukkan hasil tes positif tertanggal setidaknya 20 hari lalu, bersama dengan pembayaran pajak pelestarian lingkungan.


"Kami membuka kembali dengan bertanggung jawab, hati, dan tanpa terburu-buru. Terburu-buru adalah musuh dari hidup. Kita tak bisa melakukan semuanya sekaligus," kata Guilherme Rocha, pengurus kepulauan, dalam jumpa pers.

Terkenal dengan pantai perawannya dan masih alami, pemandangan menakjubkan, dan cagar laut nasional, pulau yang terdaftar di Warisan Dunia UNESCO ini dihuni oleh 3 ribu penduduk tetap. Namun, hotel butiknya biasanya penuh dengan kalangan papan atas dari Brasil dan luar negeri.

Pulau ini ditutup pada 21 Maret dan penduduk yang berada di daratan dilarang kembali antara April hingga pertengahan Juni. Mereka yang tiba di sana kini diberi gelang identitas yang harus dipakai sampai otoritas kesehatan menyatakan mereka 'bersih'.

Brasil punya jumlah infeksi dan kematian COVID-19 tertinggi kedua di dunia. Namun, Fernando de Noronha justru menorehkan 'kisah sukses' COVID-19.

"Kami tak punya transmisi komunal di pulau ini untuk waktu yang lama. Kami pun ingin tetap seperti itu," ungkapnya. [akrt]