-->

Breaking

logo

August 16, 2020

Walah! Partai Solidaritas Indonesia Puji-Puji Jokowi Gara-Gara...

Walah! Partai Solidaritas Indonesia Puji-Puji Jokowi Gara-Gara...

NUSAWARTA - Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dara Nasution, mengapresiasi keputusan Presiden Jokowi menganugerahkan bintang jasa kepada 22 tenaga medis yang gugur dalam menangani pasien Covid-19.

"Kami sangat mengapresiasi penghargaan dan penghormatan pemerintah kepada tenaga medis dan kesehatan yang gugur dalam bentuk bintang jasa. Mereka layak memperolehnya karena telah merawat pasien Covid-19 dan mempertaruhkan nyawa mereka," ujar Dara, di Jakarta, kemarin.

Dara merincikan, penghargaan tersebut terdiri dari 9 Bintang Jasa Pratama dan 13 Bintang Jasa Nararya kepada dokter dan perawat yang gugur. Hal ini, selaras dengan pertimbangan Undang-Undang No 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Meski begitu, Dara menilai penghargaan ini jumlahnya hanya sebagian saja dari tenaga medis yang gugur. Ia berharap, pemerintah melanjutkan dengan pemberian penghargaan tahap kedua.

"Semoga dalam waktu dekat ini pemerintah dapat memberikan penghargaan untuk petugas medis dan kesehatan yang gugur lainnya," katanya.

Dara mengklaim, ihwal penghargaan ini selaras dengan pernyataan sikap PSI beberapa waktu lalu. Tepatnya, saat PSI mendukung ide Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, soal penggunaan taman makam pahlawan (TMP) milik Pemprov sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi tenaga medis yang gugur dalam menangani pasien Covid-19.

Pun, PSI juga mendorong seluruh kepala daerah menggunakan diskresi untuk menyiapkan TMP jika di daerahnya masing-masing terdapat tenaga medis dan kesehatan lain yang meninggal dunia karena Covid-19.

"Ini adalah rasa terima kasih kita untuk para pahlawan tersebut. Tanpa mereka, akan jauh lebih banyak korban yang jatuh akibat Covid-19," tutupnya.

Seperti diketahui, bintang jasa diberikan kepada perwakilan tenaga medis dan kesehatan di Istana Negara, Kamis (13/8/2020). Ada dua kategori bintang jasa yang diberikan, yaitu Bintang Jasa Pratama dan Bintang Jasa Nararya. Sebelumnya, Jubir Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman menjelaskan penghargaan ini adalah bentuk duka sekaligus penghormatan negara.

"Ini adalah bentuk duka cita mendalam dan penghormatan tertinggi negara terhadap seluruh tenaga medis yang menjadi garis depan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia," kata Fadjroel, di Jakarta.

Fadjroel menyebut, penyerahan 22 bintang jasa ini merupakan tahap pertama, yang akan dilanjutkan dengan tahap berikutnya. Presiden Jokowi, katanya, mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran di daerah maupun pusat.

"Presiden memerintahkan penanganan Covid-19 yang lebih masif mengedepankan strategi intervensi berbasis lokal dan kampanye disiplin penggunaan masker, menjaga jarak, mencuci tangan karena bahaya Covid-19 belum berlalu," tutupnya. [rakyatmerdeka]