-->

Breaking

logo

September 8, 2020

Begini Kronologi Lengkap Meninggalnya Ketua DPRD Lebak, Check In Jam 10 Malam, Subuh L Minta Tolong

Begini Kronologi Lengkap Meninggalnya Ketua DPRD Lebak, Check In Jam 10 Malam, Subuh L Minta Tolong

NUSAWARTA - Ketua DPRD Lebak, Banten, Dindin Nurohmat diketahui meninggal di sebuah kamar Hotel Marilyn, Serpong Utara, Kota Tangsel pada Minggu (6/9/2020) dini hari.

Disebutkan, Dindin meninggal setelah sebelumnya mengeluhkan sakit pada bagian dadanya dan mengalami sesak nafas.

Berdasarkan penyelidikan dan keterangan para saksi, politisi Partai Gerindra itu datang ke hotel sekitar pukul 22.00 WIB.

Akan tetapi, saat melakukan check in, Dindin diketahui tidak sendiri, melainkan bersama seorang wanita.

Demikian disampaikan Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Iman Setiawan kepada wartawan, Selasa (7/9/2020).

“(Dindin) Bersama rekan wanitanya menginap di hotel, masuk pada pukul 22.00 WIB, Sabtu (5/9/2020),” ungkap Iman.

Namun sekitar empat jam kemudian, Dindin mengeluhkan sakit di dadanya dan merasakan sesak nafas.

Bahkan saat itu, lanjut Iman, teman wanita Dindin sempat meminta pertolongan kepada pihak hotel sekitar pukul 04.00 WIB.

“Teman wanitanya sempat menghampiri front office dan butuh pertolongan medis,” tutur Iman.

Pihak hotel lantas membantu dan melarikan Dindin ke rumah sakit untuk dilakukan pertolongan.

Namun nahas, nyawa Dindin tak dapat diselamatkan saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

“Sekitar pukul 04.30 WIB korban dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.

Kendati demikian, perwira Polri dengan dua melati di pundak itu enggan membeberkan identitas wanita dimaksud.

Hanya saja, diakuinya bahwa wanita tersebut berinisial L.

Terkait hubungan antara Dindin Nurohmat dan wanita berinisial L itu, Iman juga enggan memberikan jawaban pasti.

“Yang jelas mereka punya hubungan khusus,” bebernya.

Untuk diketahui, Ketua DPRD Lebak Dindin Nurohmat diketahui meninggal dunia di Hotel Marilyn, Serpong Utara, Kota Tangsel pada Minggu (6/9/2020) dini hari.

Politisi Partai Gerindra ini diduga meninggal lantaran mengalami kelelahan setelah menjalani aktivitas yang padat.

“Untuk penyebab kematian kami sementara menunggu hasil visum dari kedokteran dan masih kita tanya ke pihak keluarganya, apakah ada riwayat sakit,” ujar Kapolsek Serpong AKP Supriyanto.

Dari oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara, kata Supri, pihaknya belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Didin.

Namun, anggotanya menemukan sebuah resep dokter dari dalam kamar korban.

“Sekali lagi, untuk penyebab kita belum tahu, hanya ada resep dokter di kamarnya,” katanya. [pjst]