-->

Breaking

logo

September 12, 2020

Deklarasi di Riau, KAMI Nyatakan Dukungannya ke Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

Deklarasi di Riau, KAMI Nyatakan Dukungannya ke Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

NUSAWARTA - Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) menggelar aksi di Bundaran Tugu Zapin, Pekanbaru, Riau, Sabtu (12/9/2020). Dalam aksi ini, mereka menyatakan siap untuk mengawal kebijakan pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Koordinator aksi KAMI Pusat, Husnul Jamil mengatakan, pemerintahan Presiden Jokowi-Ma'ruf telah membuat perbedaan yang menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia. Ia merujuk pada proses pembangunan yang merata dilakukan oleh Jokowi-Ma'ruf.

"Presiden Jokowi bersama wakilnya KH. Ma’ruf Amin telah membangun Indonesia dari Sabang sampai Mareuke. Langkah program kerja pemerintah mulai dirasakan oleh masyarakat Indonesia terutama di daerah daerah yang terpensil dan terisolasi. infrastruktur yang dibangun bukan hanya untuk menghambur hamburkan uang negara, namun infrastrutur yang di bangun untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan social bagi seluruh rakyat Indonesia," ucap Husnul Jamil dalam orasinya.

Jamil menjelaskan Jokowi bersama wakilnya KH. Ma’ruf Amin dinilai telah membuktikan keberpihakan kepada masyarakat. Oleh karena itu, KAMI siap mendukung penuh setiap kebijakan yang pro terhadap rakyat.

"Dalam masa periodesasi pemerintah Jokowi telah membangun lebih kurang 65 Bendungan, 1.004.799 Hektar irigasi, 4.119 Km Jalan, 1.852 Km Jalan Tol, dan 25 juta unit perumahan bagi rakyat miskin, hal tersebut dilakukan untuk membangun optimisme masyarakat di perbatasan bahwa mereka bagian dari Negara kesatuan Republik Indonesia," jelasnya.

Lebih lanjut, Jamil mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersikap optimis menjadikan Indonesia maju. Ia menegaskan menolak segala bentuk ancaman dari pihak-pihak yang hendak memecah belah bangsa.

"Maka oleh sebab itu, KAMI yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia mengajak seluruh komponen elit Bangsa harus mengubah pesimisme menjadi optimisme, jadikan masalah sebagai sebuah peluang untuk bergerak bersama menuju Indonesia maju," tuturnya.

Apalagi di tengah Pandemi Covid-19, pemerintah membutuhkan kekompakan dari masyarakat. Generasi muda diharapkan untuk berpartisipasi mengawal setiap kebijakan pemerintah.

"Sebagai pemimpin masa depan Bangsa, sudah nya generasi muda bicara, pemuda dan mahasiswa tidak boleh diam ketika ada sekolompok orang yeng mencoba untuk mengrong rong Pancasila dan pemerintah yang sah," terang dia. [akrt]