-->

Breaking

logo

September 10, 2020

Demokrat Klaim Sudah Sedari Awal Minta Lockdown, Tapi Pejabat Malah Nyinyir Terus

Demokrat Klaim Sudah Sedari Awal Minta Lockdown, Tapi Pejabat Malah Nyinyir Terus

NUSAWARTA - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K Harman menegaskan sejak awal partainya telah meminta kepada pemerintah agar segera melakukan lockdown untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Namun permintaan Demokrat malah ditanggapi nyinyir oleh beberapa pejabat negara.

Kini, Indonesia di-lockdown 59 negara karena penyebaran covid-19 di tanah air karena risikonya sangat tinggi.

Data Covid-19 Indonesia per 10 September 2020 telah mencapai 207.203 kasus. Sebanyak 147.510 sembuh dan 8.456 meninggal dunia.

“Partai Demokrat dari awal minta lockdown segera diterapkan untuk daerah-daerah yang penyebaran Covidnya sulit terkendali untuk selamatkan ekonomi nyawa rakyat. Tapi ada saja pejabat nyinyir,” cetus Benny di akun Twitternya, @BennyHarmanID, Kamis (10/9).

Benny mempertanyakan efektifitas UU Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19 dan/atau dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan menjadi Undang-undang.

“Mana Perpu Covid yang katanya efektif utk bantu derita rakyat dari efek Covid? Rakyat Monitor!,” kata Benny.

Sebelumnya, 59 negara menutup pintu bagi warga negara Indonesia di tengah pandemi virus Corona.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat mengeluarkan peringatan Level 3 bagi warga AS yang berencana berkunjung ke Indonesia.

Dikutip dari laman resmi CDC, peringatan level 3 artinya orang-orang diminta untuk menghindari masuk ke Indonesia kecuali untuk kepentingan yang mendesak.

CDC menyebutkan risiko penularan Covid-19 di Indonesia tergolong tinggi. Pernyataan ini dikeluarkan pada awal Agustus 2020.

Peringatan perjalanan internasional untuk keperluan tidak mendesak ini diberlakukan bagi seluruh warga AS.

Berikut daftar 59 negara yang melarang masuk WNI dan juga warga asing lainnya karena Corona:

1. Chile
2. Peru
3. Ekuador
4. Paraguay
5. Uruguay
6. Kolombia
7. Trinidad dan Tobago
8. Papua Nugini
9. Korea Utara
10. Selandia Baru
11. Mongolia
12. Italia
13. Spanyol
14. Portugal
15. Bhutan
16. India
17. Siprus
18. Persatuan Emirat Arab
19. Oman
20. Palestina
21. Rusia
22. Rumania
23. Republik Moldova
24. Serbia
25. Montenegro
26. Bosnia Herzegovina
27. Ukraina
28. Georgia
29. Kazakhstan
30. Denmark
31. Finlandia
32. Estonia
33. Latvia
34. Lithuania
35. Ceko
36. Hongaria
37. Polandia
38. Slowakia
39. Amerika Serikat
40. Kanada
41. Bahamas
42. Belize
43. Norwegia
44. El Salvador
45. Guatemala
46. Honduras
47. Jamaika
48. Kosta Rika
49. Panama
50. Malaysia
51. Afrika Selatan
52. Sierra Leone
53. Djibouti
54. Iran
55. Ajerbaijan
56. Bangladesh
57. Sri Lanka
58. Maladewa
59. –