-->

Breaking

logo

September 6, 2020

Gerindra Kehilangan Salah Satu Politisi Muda Paling Disegani

Gerindra Kehilangan Salah Satu Politisi Muda Paling Disegani

NUSAWARTA - Kabar kepergian Ketua DPRD Lebak, Dindin Nurohmat yang begitu mendadak, mengejutkan sekaligus menyisakan duka bagi warga Lebak umumnya, dan keluarga serta orang-orang terdekat almarhum.

Semasa hidup, almarhum Dindin Nurohmat dikenal sebagai politisi yang disegani. Di usianya yang masih belia, 37 tahun, pria kelahiran Panggarangan ini telah memilih takdir menjadi politisi.

“Banyak yang tanya, kenapa memilih jadi politisi di usia muda, karena di saat kita muda, kita bisa lebih banyak punya kesempatan untuk melakukan banyak hal bermanfaat untuk masyarakat,” kata Dindin kepada Okezone dalam sebuah kesempatan. 

Meski muda, Dindin memang bukan politisi karbitan. Dinamika organisasi telah ia geluti sejak di bangku SMK hingga kuliah. Almarhum pernah menjadi Ketua BEM Unpas, Pengurus HMI Cabang Bandung, Pengurus KUMALA, dan aktif di organisasi sayap Gerindra sebagai Ketua Tidar Lebak serta sederet organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan lainnya.

Takdir sebagai politisi, membuatnya selalu harus siap menghadapi berbagai situasi dan kondisi. Dindin Nurohmat tampil menjadi politisi muda yang berani dan disegani. Terbukti dengan keberhasilannya menduduk posisi sebagai orang nomor satu di lembaga legislaltif, DPRD Kabupaten lebak periode 2019 hingga 2024 dari Partai Gerindra.

Achievement karier politiknya tak lepas dari prinsip yang ia pegang teguh. Baginya, setiap kejadian pasti ada hikmah.

“Setiap ada kesulitan pasti ada kemudahan, setiap jatuh, pasti ada cara untuk bangkit. Kalau lagi mati gaya atau mentok, biasanya saya sholat, dan itu membuat hati tenang” tuturnya.

Insting politiknya yang telah terasah sejak di bangku sekolah, kemampuannya di bidang finance juga ia dapat tempat sejak di bangku sekolah. Kompetensinya di bidang keuangan menghantarkan lulusan smk negeri 1 Rangkasbitung jurusan akutansi ini menjadi Auditor dan Fraud investigator Leader, sebelum akhirnya terjun ke kancah politik.

“Saya paham kalau ada yang melenceng sedikit, atau ada permainan. Hal itu membuat saya lebih peka dengan segala bentuk penyelewengan. Itulah tugas kita sebagai wakil rakyat untuk berjuang atas nama kebenaran,” sambungnya.

Itulah Dindin Nurohamat, tidak heran jika sosoknya sebagai wakil rakyat begitu disegani. Penuturan juga disampaikan oleh kawan sekaligus kakak kelas almarhum, Omat Nurohmat kepada Okezone.

“Semoga apa yang telah diperjuangkannya dicatat pahala oleh Allah SWT dan mendapatkan tempat yang layak serta ridhoinya serta mendapatkan balasan surga. Aamiin

Selamat jalan sahabat, Allah lebih sayang dan lebih tau yg terbaik bagimu,” tutur Omat Nurohmat.

Semasa hidup, Dindin Nurohmat dikenal sebagai politisi muda yang sangat konsern dengan perjuangannya memajukan Kabupaten Lebak melalui perannya selaku Ketua DPRD Lebak periode 2019-2024. Sebagian besar waktunya hampir ia habiskan dengan menjalankan tugasnya baik di ruang sidang maupun berada di tengah-tengah masyarakat.

“Waktu seperti pedang, lelah dikit tersayat, jadi gak boleh lelah,” tutur penyuka buku-buku tentang siasat perang Sun Tzu ini.

Dan, sungguh sebuah kabar mengejutkan datang pada Sabtu, 5 September 2020 ia dikabarkan meninggalkan dan diduga kelelahan.

Setelah diotopsi, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka, di kediamannya di Kecamatan Maja dan dikebumikan di kampung halamannya di Panggarangan, Banten Selatan. Dindin Nurohamat meninggalkan 1 orang isteri Sri M Oktaviani dan tiga orang anak, yaitu Kafka Fairuz Nurohmat, Kahfi Assidky Nurohmat, dan Khayra Ramadhani Nurohmat.

Masih banyak cita-cita yang ingin ia perjuangkan demi memajukan Kabupaten Lebak, tanah kelahiran yang amat ia cintai. Sayang, takdir berkata lain, politisi yang lebih suka disebut wakil rakyat dan bergerilya mendatangi warga di berbagai pelosok Lebak itu, kini telah tiada dan beristirahat dalam keabadian. Selamat jalan Pejuang. [okz]