-->

Breaking

logo

September 7, 2020

Guru Honorer Jadi PNS Hanyalah Wacana, Omdo, Omdo dan Omdo

Guru Honorer Jadi PNS Hanyalah Wacana, Omdo, Omdo dan Omdo

NUSAWARTA - Guru honorer berharap kabar pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bukan hoaks. Wacana ini muncul hampir setiap tahun....

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) mewacanakan mengangkat guru honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) pada 2021.

Kuota-nya bahkan sampai 1 juta untuk porsi guru ini. “Ada rencana pengangkatan guru. Guru honorer yang memenuhi syarat bisa ikut mendaftar dan mengikuti seleksi,” beber Sekretaris Jenderal KemenPAN-RB, Dwi Wahyu Atmaji, Sabtu (5/9) lalu.

Adapun syarat yang dimaksud, pendidikan minimal untuk guru honorer adalah S1, dengan usia maksimal 35 tahun. “Kalau guru harus S1, kalau bidan/perawat minimal D3,” terang Dwi.

Mengutip dari laman Setkab.go.id, syarat lain yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yakni usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 1 (satu) tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tidak pernah dipidana penjara dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan penjara 2 (dua) tahun atau lebih.

Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, atau diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai swasta.

Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi keahlian tertentu yang masih berlaku dari lembaga profesi yang berwenang untuk jabatan yang mempersyaratkan.

Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar. MenpanRB Tjahjo Kumolo mengakui, salah satu formasi yang menjadi prioritas dalam seleksi CPNS 2021 adalah guru.

Dia menyebutkan, tahun depan akan terbuka untuk pengadaan 1 juta guru.

“Seleksi ini tentunya terbuka bagi sarjana pendidikan maupun guru honorer yang ingin menjadi PNS. Kemudian pengadaan bidan, perawat, dokter itu lebih kurang 200.000 sekian. Penyuluh pertanian, penyuluh KB, penyuluh PU, dan semuanya harus ada,” kata Tjahjo.

Netizen tidak yakin guru honorer bisa diangkat dengan mudah menjadi PNS. Apalagi hal itu sudah menjadi wacana dari beberapa tahun lalu dan harus melalui proses dan syarat yang sulit.

“Wacana dari tahun jebot,” ujar @Bodoamatlahegp. “Benarkah? Sudah berulangkali ada janji seperti ini. Selalu ‘tahun depan’. Tahun depan bilang lagi tahun depan. Tahun depan mah gaada habisnya,” ungkap @Alwialfatihah.

“Mulai dulu kok gitu-gitu aja... sampek bosen,” sambung @AfixLaziale. Duda_widodo mengkritik dengan nada sindiran. Menurutnya, tidak akan ada guru honorer yang akan lolos syarat menjadi PNS. “Mantab .. Pasti ga ada yang memenuhi syarat,” ketusnya.

“HOAX massal ini mah. Berani taruhan gw klo itu terjadi 2021... Apalagi saat kacaubalau kayak gini,” kata RollsRo22228626. “Tapi pakai batas usia...., Yang honorer di atas batas umur, tinggal gigit jadi dan telan ludah.... Seperti adik saya,” tutur Ombas79.

“PNS basi. Harus lulus seleksi tes untuk jadi ASN. Tidak lulus Seleksi ASN maka tidak akan diangkat jadi ASN,” tambah A_doni95. Yusufyudharta55 meyakini kualitas pendidikan di Indonesia akan meningkat jika guru honorer diangkat menjadi PNS tanpa tes.

Apalagi, kata dia, sekarang ini guru-guru PNS sudah banyak yang pensiun. “Saya jamin pendidikan negara Indonesia akan maju, bukan kayak sekarang,” tuturnya.

“Mbok ya guru guru honorer yang sudah sepuh yang pengabdiannya sudah puluhan tahun itu juga diangkat (jadi) PNS,” kata AntonWi99151004. “Kayaknya penghargaan yang lebih dibutuhin ya buat guru honorer yang udah lama ga diangkat jadi PNS,” tegas @Khotbrowww. [rkmr]