-->

Breaking

logo

September 8, 2020

Ini Jawaban Polisi Terkait Siapa dan Apa Status Wanita yang Menginap Bersama Ketua DPRD Lebak

Ini Jawaban Polisi Terkait Siapa dan Apa Status Wanita yang Menginap Bersama Ketua DPRD Lebak

NUSAWARTA - Meninggalnya Ketua DPRD Lebak, Dindin Nurohmat masih menyisakan tanda tanya.

Hal itu terkait sosok wanita berinisial L yang menginap bersama politikus Partai Gerindra itu di Hotel Marilyn.

“Dia (Dindin Nurohmat) bersama rekannyam, jenis kelamin wanita,” tutur Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Iman Setiawan, Selasa (8/9/2020).

Hanya saja, pihaknya belum bisa memastikan hubungan antara Dindin dengan L.

Pasalnya, pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian itu.

“Kita belum bisa menyimpulkan apakah pacar, istri, atau mungkin dia rekan kerja. Itu masih kita dalami,” jelasnya.

Saat ini, pihaknya juga masih belum bisa menentukan penyebab pasti meninggalnya Dindin.

“Penyebab kematian nanti kita simpulkan setelah semua saksi kita periksa lengkap,” terangnya.

Berdasarkan penyelidikan dan keterangan para saksi, sambung Iman, Dindin datang ke hotel sekitar pukul 22.00 WIB.

Akan tetapi, saat melakukan check in, Dindin diketahui tidak sendiri, melainkan bersama seorang wanita.

“(Dindin) Bersama rekan wanitanya menginap di hotel, masuk pada pukul 22.00 WIB, Sabtu (5/9/2020),” ungkap Iman.

Namun sekitar empat jam kemudian, Dindin mengeluhkan sakit di dadanya dan merasakan sesak nafas.

Bahkan saat itu, lanjut Iman, teman wanita Dindin sempat meminta pertolongan kepada pihak hotel sekitar pukul 04.00 WIB.

“Teman wanitanya sempat menghampiri front office dan butuh pertolongan medis,” tutur dia.

Pihak hotel lantas membantu dan melarikan Dindin ke rumah sakit untuk dilakukan pertolongan.

Namun nahas, nyawa Dindin tak dapat diselamatkan saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

“Sekitar pukul 04.30 WIB korban dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.

Untuk diketahui, Ketua DPRD Lebak Dindin Nurohmat diketahui meninggal dunia di Hotel Marilyn, Serpong Utara, Kota Tangsel pada Minggu (6/9/2020) dini hari.

Politisi Partai Gerindra ini diduga meninggal lantaran mengalami kelelahan setelah menjalani aktivitas yang padat.

“Untuk penyebab kematian kami sementara menunggu hasil visum dari kedokteran dan masih kita tanya ke pihak keluarganya, apakah ada riwayat sakit,” ujar Kapolsek Serpong AKP Supriyanto.

Dari oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara, kata Supri, pihaknya belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Didin.

Namun, anggotanya menemukan sebuah resep dokter dari dalam kamar korban.

“Sekali lagi, untuk penyebab kita belum tahu, hanya ada resep dokter di kamarnya,” katanya. [pjst]