-->

Breaking

logo

September 15, 2020

Kabar Umar Kei Bebas dalam Kasus Narkoba, Begini Respon Polda Metro

Kabar Umar Kei Bebas dalam Kasus Narkoba, Begini Respon Polda Metro

NUSAWARTA - Polda Metro Jaya membantah kabar bebasnya tersangka Umar Ohoitenan alias Umar Kei dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Ketua Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) Umar Kei bukan pertama kali tersandung kasus barkoba. Namun dia kembali berulah dengan menyelundupkan narkoba jenis sabu ke dalam Rumah Tahanan (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya.

“Kata siapa bebas, Umar Kei itu sudah tahap dua berkasnya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2020).

Yusri menyebut, berkas Umar Kei itu sudah tahap dua. Dengan begitu, berkas perkara tersangka dan barang bukti baik itu kasus yang di Narkoba maupun di Krimum semua berkasnya sudah diserahkan ke Kejaksaan

“Tahap dua itu maksudnya sudah diserahkan berkas perkaranya tersangka dan barang bukti sudah diserahkan ke kejaksaan. Tugas polisi sudah selesai,” tegas Yusri.

Diketahui, Umar Kei terlibat kasus tindak pidana sebanyak dua kali pada tahun 2010-2012.

Kasus pertama adalah pencatutan tanah pada Juni 2011. Kasus kedua adalah penganiayaan terhadap wartawan pada 8 September 2011.

Umar Kei kembali terjerat tindak pidana pada 2019 ini. Dia diduga menyalahgunakan narkoba. Polda Metro Jaya menangkap Umar saat dia kedapatan mengkonsumsi sabu-sabu bersama tiga temannya di salah satu hotel di Senen, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019).

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya senjata api jenis revolver, lima plastik klip berisi sabu, dan satu buah power bank.

Umar terancam terjerat Pasal 112, 114, 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 jo Undang-Undang darurat No 12 tahun 1951. [psid]