-->

Breaking

logo

September 13, 2020

KPU Medan Sebut Syarat Calon Bobby-Aulia dan Akhyar-Salman Belum Memenuhi Syarat

 KPU Medan Sebut Syarat Calon Bobby-Aulia dan Akhyar-Salman Belum Memenuhi Syarat

NUSAWARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menyebutkan syarat pencalonan dua bakal pasangan calon (bapaslon) yang akan bertarung di Pilkada Medan, pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman dan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi belum memenuhi syarat.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Medan, Agussyah Ramadani Damanik usai rapat pleno terbuka penyampaian hasil verifikasi dokumen syarat calon wali kota dan wakil wali kota Medan 2020, Minggu (13/9/2020).

Rapat pleno ini dihadiri erwakilan partai politik pengusung, Bawaslu dan Liaison officer (LO) kedua bakal pasangan calon.

Beberapa persyaratan yang belum lengkap tersebut antara lain syarat pengunduran diri, tanda terima penyerahan LHKPN. dan beberapa lainnya. Seperti Bobby Nasution, beberapa berkas yang belum memenuhi syarat adalah Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) juga Daftar nama Tim Kampanye Tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, dan/atau Kecamatan. Dan, pasangannya Aulia Rachman belum menyerahkan Tanda Bukti Tidak Memiliki Tunggakan Pajak.

Sementara, Akhyar Nasution diantaranya berkas Daftar nama Tim Kampanye Tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, dan/atau Kecamatan dan surat tanda terima dari pejabat yang berwenang atas penyerahan surat pengunduran diri atau pernyataan berhenti. Sedangkan, pasangannnya, Salman Alfarisi diantaranya belum menyerahkan Fotokopi ijazah/Surat Tanda Belajar (STTB) yang dilegalisasi oleh instansi terkait.

Agus mengimbau berkas-berkas yang belum diserahkan segera dilengkapi. “Untuk pengunduran masih bisa 30 hari sebelum pemungutan suara. Kami berharap kedua pasangan bakal calon agar segera melengkapi persyaratan masing-masing pada masa perbaikan yakni mulai 14 hingga 16 September 2020,” ungkapnya.

Anggota Bawaslu Kota Medan, Muhammad Fadly, menambahkan, pihaknya meminta ketegasan kepada KPU untuk memberikan batas akhir penyerahan syarat calon yang belum bisa terpenuhi oleh kedua bakal pasangan calon.

“Sampaikan terhadap syarat dokumen kapan diserahkan, apabila tidak dipenuhi ada sanksinya, jangan sampai ini jadi sengketa nantinya,” tegasnya. [pjst]