-->

Breaking

logo

September 3, 2020

Lah? Truk Fusi Air Galon Tabrak Rumah dan Terbalik Malah 'Disandera' Tak Boleh Diderek

Lah? Truk Fusi Air Galon Tabrak Rumah dan Terbalik Malah 'Disandera' Tak Boleh Diderek

NUSAWARTA - Sebuah truk Fuso pengangkut galon air minum dengan nomor polisi B 9959 NTY mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak rumah warga. Insiden terjadi di RT 001 RW 007, Kampung Gembrong, Deds Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Polisi sempat kesulitan mengevakuasi kendaraan lantaran pemilik rumah melarang truk langsung dievakuasi sebelum diberi ganti rugi. 

Menurut informasi warga di lokasi, mobil derek polisi datang ke lokasi hendak mengevakuasi kendaraan ke pos kecelakaan. Namun pemilik rumah melarang polisi mengevakuasi sebelum ada negosiasi ganti rugi oleh pihak perusahaan truk kepada mereka.

"Maksud pak polisi mau evaluasi dulu, akhirnya derek balik lagi. Sekarang truk masih di lokasi ditahan pemilik rumah. Pemilik rumah tidak mau kejadian terulang, karena sudah dua kali rumahnya ditabrak, tapi tidak ada ganti rugi," kata Maman, seorang warga setempat di Bogor, Rabu 2 September 2020.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Fitra Zuanda, menyampaikan bahwa mereka sedang melakukan upaya negosiasi dengan pihak perusahaan pemilik truk. 

"Jadi gini, unit saya sedang ke lokasi lagi karena itu masih deadlock antara pihak rumah dan dengan pihak perusahaan. Infonya belum ada kesepakatan. Makanya saya perintahkan kita mediasi dulu, kita pertemukan pihak perusahaan ke pihak korban," kata Fitra.

Lanjut Fitra, pemilik rumah meminta ganti rugi kepada perusahaan truk tersebut. Namun terkait jumlah nominal, pihak kepolisian tidak mengetahui.

"Nanti bagaimana kelanjutannya, ya kita lihat perkembangannya saat mediasi nanti. Yang saya tahu pihak rumah minta ganti rugi, (masalah 50 juta) saya tidak tahu. Yang jelas minta ganti rugi, yang jelas kita menengahi. Perkembangannya nanti saya sampaikan lagi," lanjut dia. 

Hingga malam tadi truk Fuso terbalik tersebut masih berada di lokasi kecelakaan dan belum dievaluasi oleh unit laka. 

Fitra mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun kepolisian sudah berupaya agar pihak perusahaan pemilik truk segera melakukan mediasi. 

"Sopir truk tidak ada korban. Dia [pemilik rumah] hanya minta ganti rugi saja. Truk bermuatan, infonya, galon Aqua. 

Ditangani sama unit laka Ciawi. Anggota saya sudah diperintahkan jemput bola perusahaannya. Musyawarah lah ke pihak pemilik rumah sebagai korban. Yang saya tahu sejumlahnya saya tidak tahu," katanya. 

Terkait penyebab kecelakaan, Fitria menambahkan bahwa hal itu akan didalami setelah mediasi antara pemilik rumah dan perusahaan menemui kesepakatan. Kemudian setelah itu petugas akan mengevakuasi truk tersebut. [viva]