-->

Breaking

logo

September 7, 2020

Miliki Sejarah Panjang, Benarkah Timor Leste Ingin Bergabung Lagi dengan NKRI?

Miliki Sejarah Panjang, Benarkah Timor Leste Ingin Bergabung Lagi dengan NKRI?

NUSAWARTA - Dalam dunia sejarah, hubungan antara Indonesia dan Timor Leste memang memiliki sejarah yang sangat panjang. Sebab dulu Timor Leste pernah menjadi bagian dari NKRI.

Namun Timor Leste lebih memilih memisahkan diri usai terjadi pemberontakan oleh kalangan elite di sana.

Seperti diketahui, Timor Leste dulunya bernama Timor Timur lah yang ingin bergabung dengan NKRI pada tahun 1976. Namun, seiring berjalannya waktu penduduk setempat menilai Indonesia sebagai negara penjajah.

Puncaknya, lewat referendum yang dimotori Australia dan Portugal, tepat tanggal 30 Agustus 1999 Timor Leste resmi berpisah dari Indonesia.

Saat ini, terhitung 21 tahun memisahkan diri, Timor Leste justru terpuruk menjadi negara termiskin di dunia.

Berdasarkan laporan United National Development Programme (UNDP), Timor Leste berada di peringkat 152 negara sebagai negara termiskin di dunia dari 162 negara.

Hal tersebut sangat jauh berbeda dengan negara Asia Tenggara lainnya termasuk Indonesia.

Berdasarkan laman Heritage bahkan menyebutkan skor kebebasan ekonomi Timor Leste adalah 45,9. Skor tersebut menjadikan Timor Leste berada di peringkat 171 negara di dunia dalam indeks 2020.

Penyebabnya antara lain Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) di Timor Leste yang dinilai lemah meski ada peningkatan sejak tahun 2009.

Selain itu perekonomian Timor Leste juga disebut hanya bergantung pada pengeluaran pemerintah. Sedang dana masuknya hanya diperoleh dari Dana Perminyakan saja.

Bank Dunia juga sempat menyebut pertumbuhan ekonomi Timor Leste paling lambat dibanding dengan negara Asia Tenggara lainnya.

Sebagai informasi, angka PDB per kapita Timor Leste diperkirakan akan mencapai 2.356 dollar AS atau sekitar Rp34,23 juta (kurs Rp 14.532) pada Desember 2020.

Sementara Indonesia pada 2019 lalu mencapai 4.174,9 dollar AS atau sekitar Rp 60 juta.

Timor Leste juga masih sangat bergantung pada Australia dan Indonesia pada sektor barang-barang impor, termasuk pemasukan dari hasil minyak.

Ditambah lagi dengan keadaan wabah pandemi seperti sekarang ini, Bank Dunia pada April 2020 juga mengungkapkan ekonomi Timor Leste diprediksi bakal semakin terpuruk.

Lantas apa benar negara Timor Leste ingin kembali bergabung dengan Indonesia? [tpstr]