-->

Breaking

logo

September 15, 2020

Pak Jokowi, Waktunya Tinggal 2 Minggu untuk Keluar dari Jurang Resesi, Bisa Pak?

Pak Jokowi, Waktunya Tinggal 2 Minggu untuk Keluar dari Jurang Resesi, Bisa Pak?

NUSAWARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah terus berjuang untuk menyelamatkan ekonomi RI dari jurang resesi.

"Terkait pemulihan ekonomi nasional kita masih punya waktu sampai akhir September dalam meningkatkan daya ungkit ekonomi kita," ujarnya dalam rapat terbatas dengan tema laporan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui video conference, Senin (14/9).

Kepala Negara menjelaskan daya ungkit yang dimaksud adalah meningkatkan daya beli masyarakat dan konsumsi rumah tangga. Baca Juga: Berani Beda Sama Jokowi Soal Pikada, Argumen Bamsoet Diserang...

"Oleh sebab itu saya minta seluruh program insentif yang sifatnya cash transfer agar benar-benar diperhatikan dipercepat," tutupnya.

Sementara kuartal III-2020 yang menjadi penentu nasib ekonomi Indonesia menyisakan waktu sekitar 1 minggu lagi. Baca Juga: Jokowi Pede Selangit RI Gak Bakal Resesi, Jangan Halu, Pak!

Diketahui juga, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2020 sebesar 2,97%. Sedangkan di kuartal II-2020 minus 5,32%. 

Terkait itu, Ekonom di Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira, tidak mungkin bisa waktu dua minggu dipakai untuk mencegah resesi.

Terlebih ada kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Ibu Kota. "Nggak bisa. Ada PSBB lebih ketat ya pasti resesi di Kuartal III-2020," ujarnya kepada wartawan.

Sambungnya, "Konsumsi rumah tangga akan turun. Masyarakat akan tahan belanja apalagi pemerintah dinilai gagal atasi pandemi sehingga muncul PSBB yang lebih ketat," tukas dia. [wrte]