-->

Breaking

logo

September 7, 2020

Pengungkapan Penipuan Ventilator Covid-19 dengan Barang Bukti Sejumlah Rp 56 Miliar

Pengungkapan Penipuan Ventilator Covid-19 dengan Barang Bukti Sejumlah Rp 56 Miliar

NUSAWARTA - Bareskrim Mabes Polri mengungkap penipuan sindikat internasional pembelanjaan ventilator dan monitor Covid-19.

Dalam kasus ini tiga pelaku berinisial SB, R, dan TB berhasil ditangkap. Ketiganya pelaku berhasil menggondol uang sebesar 3,6 juta euro atau Rp 58 miliar lebih.

Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan tiga pelaku ditangkap di tempat berbeda.

“Tiga pelaku kita tangkap di Jakarta, Padang, dan Bogor. Mereka mengondol uang hampi 56 miliar,” kata Sigit di Bareskrim, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2020).

Sigit menuturkan, ketiga pelaku ini mempunyai peran masing- masing. Ada yang menampung uang di rekening bank mandiri syariah.

Para pelaku ini diketahui telah melakukan transfer sebanyak tiga kali ke rekening bank mandiri syariah milik para pelaku.

“Totalnya EUR 3.672.146,91 atau setara dengan Rp 58.831.437.451,00. Tapi yang kita amankan direkening penampungan yang ada senilai Rp 56 M, sisanya sudah dibelikan tanah dan mobil,” ungkap Sigit.

Dari kejadian ini barang bukti yang diamankan yaitu uang pada rekening penampungan sejumlah Rp 56.101.437.451, 2 unit mobil, aset tanah, dan bangunan di Banten dan Sumatera serta dokumen perusahaan.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP atau Pasal 263 KUHP atau Pasal 85 UU No.3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana dan atau Pasal 45A ayat (1) Jo Pasal 28 Ayat (1) tentang ITE Jo Pasal 55 KUHP atau Pasal 56 KUHP dan Pasal 3 dan atau Pasal 4 dan atau Pasal 5 dan atau Pasal 6 dan atau Pasal 10 UU No 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. [pjst]