-->

Breaking

logo

September 4, 2020

PPP Heran, Situasi Semakin Kritis Kenapa Sri Mulyani Masih Santai Saja

PPP Heran, Situasi Semakin Kritis Kenapa Sri Mulyani Masih Santai Saja

NUSAWARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Syaifullah Tamliha mengingatkan pemerintah tidak menganggap remeh resesi ekonomi yang akan melanda Indonesia. 

Ia mengaku heran dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang terlihat tampak santai menghadapi resesi.

"Saya lihat Menteri Keuangan Sri Mulyani masih santai saja berarti ekonomi Indonesia masih baik. Saya harap dia ke depan tidak frustasi menghadapi keadaan ekonomi sekarang," katanya di Jakarta, belum lama ini.

Syaifullah menilai Indonesia sebenarnya sekarang sudah mengalami resesi karena pertumbuhan ekonomi sudah berada di bawah 5 persen dua kuartal berturut-turut. 

"Daya beli masyarakat sekarang melemah. Ekonomi terbantu karena ada belanja dari pemerintah pusat. Kalau belanja sektor private melemah," ujarnya.

Dia berharap resesi ekonomi yang dialami Indonesia tidak berujung seperti krisis ekonomi yang dialami pada tahun 1998, yang berujung krisis nasional di segala bidang.

"Untungnya, rakyat sekarang tidak kelaparan. Kalau di daerah dampak resesi tidak terlalu terasa karena pertanian sekarang mamasuki musim panen," katanya.

Diingatkannya, resesi ekonomi bisa berujung pada krisis nasional apabila tidak ditangani dengan baik dan serius oleh pemerintah.

"Pak Mahfud MD (Menko Polhukam) pernah mengkhawatirkan akan ada krisis nasional. Nah, krisis nasional ini perlu kita hindari, jangan sampai terjadi di segala bidang," pungkas Wakil Ketua Fraksi PPP ini. [rkmr]