-->

Breaking

logo

September 13, 2020

Sempat Ditolak RS, Kapten Pilot Wanita Pertama Indonesia Meninggal Dunia akibat Covid-19

Sempat Ditolak RS, Kapten Pilot Wanita Pertama Indonesia Meninggal Dunia akibat Covid-19
NUSAWARTA - Dunia penerbangan Indonesia tengah berduka. Pasalnya, salah satu pilot di PT Airfast Indonesia meninggal dunia akibat Covid-19. 

Pilot tersebut adalah Kapten Indah Yuliani, kapten pilot wanita pertama untuk penerbangan sipil di Indonesia. 

Kapten Indah Yuliani atau Kapten Cipluk meninggal dunia pada usia 61 tahun karena Covid-19. 

“Telah meninggal dunia pilot komersial wanita pertama Indonesia dikarenakan COVID19. Dikenal dengan panggilan sayang Cipluk. Semoga husnul Khotimah...,” begitu bunyi pesan berantai atas meninggalnya perempuan penerbang ini, Sabtu 12 September 2020.

Sebelum meninggal, Kapten Cipluk sempat berbicara dengan salah satu kawannya dan ia mengungkapkan bahwa selama ini dia tak merasakan gejala apa-apa.

“Karena peraturan kalo mau terbang harus PCR, dan ternyata hasilnya langsung positif,” ungkap Cipluk.

Sebagaimana diberitakan Pojoknews.com dalam artikel, "Meninggal Diserang Covid-19, Pilot Komersial Perempuan Pertama, Kapten Cipluk: Corona Dahsyat", ia menambahkan, saat PCR pertama dirinya aman. Lalu pada PCR kedua langsung positif dan dia mengaku langsung KO alias drop dengan suhu tubuh mencapai 38,9 derajat celsius.

Hebatnya, suhu tubuhnya ini tak mau turun dengan semua obat.

“Gw sempat mencari rumah sakit, tapi ditolak karena tak ada kamar,” ceritanya.

Cipluk mengingatkan kepada teman-temannya jangan pernah bilang baik-baik saja. Dia bahkan sudah masuk kondisi baik setelah perawatan dan ventilator yang membantunya bernapas telah dicopot.

Kondisi kritisnya pun telah dilewati. Namun, suratan berkata lain, Cipluk menyerah dengan Corona dan berpulang ke haribaannya pada Jumat 11 September 2020.

“Maaf ya, sekali lagi penyakit ini luar biasa. Ini pelajaran terbaik untuk kita semua, belajar dari cerita teman kita sendiri. Penyakit ini dahsyat banget Ita,” sergah Cipluk yang menulis ketika masih berada di ICU.

Cipluk yang merupakan lulusan Lembaga Pendidikan Perhubungan Udara (LPPU) Curug (Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia) angkatan 28 tahun 1979, memulai karier bersama PT Bouraq Indonesia Airlines. Saat ini Cipluk berkarier sebagai pilot di PT Airfast Indonesia. [pkry]