-->

Breaking

logo

September 12, 2020

Viral Kepala Desa dengan 30 Tato di Badan, Tepis Citra Negatif hingga Jadi Tren di Banjarnegara

Viral Kepala Desa dengan 30 Tato di Badan, Tepis Citra Negatif hingga Jadi Tren di Banjarnegara

NUSAWARTA - Seorang pemimpin biasanya digambarkan dengan gaya yang formal dan serius.

Namun, hal tersebut tak berlaku untuk Yudi seorang kepala desa (Kades) Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Pria yang berusia 36 tahun itu, viral di media sosial.

Pasalnya Kades Yudi atau biasa disapa Hoho, memiliki tato hampir di seluruh tubuhnya dengan berbagai macam motif.

Hoho mengaku kecintaannya pada seni sudah muncul sejak masih kecil.

Sebagaimana diberitakan MantraSukabumi.com dalam artikel "Dinilai Dermawan, Kepala Desa Tatoan ini Sempat Viral di Media Sosial", ia rupanya terinspirasi film-film bertemakan mafia bertato sehingga berani memasang tato di tubuhnya.

Setidaknya ada 30 kali Hoho menato tubuhnya sendiri.

Hoho mengatakan, jika awalnya ia bikin tato karena ingin seperti tokoh di film-film gangster itu. Hampir 90 persen bagian tubuhnya sudah bertato.

Tidak hanya Hoho, beberapa Kades di Banjarnegara lainnya juga menato tubuh mereka. Hoho tak menegaskan tatonya tidak ada hubungan dengan kinerjanya dia di pemerintahan.

Dia tetap melayani warga layaknya Kades pada umumnya.

Sementara itu, Renda Sabita Noris, Ketua Forum Kepala Desa dan Perangkat Desa (FKPD) mengungkapkan, tato menjadi area pribadi Kades. Namun, karena sebagai pemimpin hal tersebut akan menjadi sorotan masyarakat.

Kemudian Renda kembali menjelaskan, bahwa teman-teman harus memisahkan ranah kerja dan pribadi. Sebab sebagai pejabat publik memang akan jadi sorotan.

Renda hanya berpesan, bagi kades yang tidak bertato jangan tergiur untuk menato. Hal tersebut justru akan mengubah citra.

"Pesannya buat Kades yang belum bertato ya jangan ditato," tutupnya. [pkry]