-->

Breaking

logo

September 16, 2020

Viral! Sopir Angkot Nekat Tabrak Anggota Polantas, Akhirya Minta Maaf

Viral! Sopir Angkot Nekat Tabrak Anggota Polantas, Akhirya Minta Maaf

NUSAWARTA - Jagad media sosial dihebohkan video yang merekam aksi seorang sopir angkutan kota (angkot) di Pematangsiantar, Sumatera Utara, yang nekat menabrak seorang anggota polisi lalu lintas (Polantas).

Video yang berdurasi 9 detik itu diketahui berlokasi di Jalan Sutomo, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat. Dimana, mobil angkot melaju saat polisi tepat ada di depannya. Spontan, warga yang ada di lokasi kaget dan berteriak.

Kasat lantas Polres Pematang Siantar, AKP Muhammad Hasan membenarkan adanya kejadian viral itu. Dijelaskannya, anggota Polantas yang ditabrak adalah Bripka Panal Simarmata, sementara sopir angkot bernama Pantun Aritonang.

Dijelaskanya, kejadian itu terjadi pada Senin (14/9/2002) siang. Dimana, saat itu Bripka Panal baru saja menolong seorang warga perempuan yang tiba-tiba berteriak di dekat lokasi kejadian dan membuat macet jalanan.

“Awalnya ada anggota kita yang melakukan pertolongan pada seorang perempuan yang mengalami sakit (seperti) tekanan jiwa, jadi anggota kita membantulah karena dia berteriak teriak di Jalan Sutomo, di depan Toko Roti Ganda, hingga mengalami kemacetan,” jelas Hasan, kepada wartawan, Selasa (15/9/2020).

Setelah itu, polisi membawa mengevakuasi perempuan tersebut, lalu Bripka Panel berupaya mengurai kemacetan. Salah satunya, meminta para sopir angkot untuk maju dari lokasi agar jalanan tak lagi macet. Namun, Pantun malah tak terima diberi intruksi. Dia melawan hingga Bripka Panel mendatangi angkot Pantun. Di saat itulah Pantun langsung melajukan angkotnya hingga Bripka Panel menyelamatkan diri dengan naik ke angkot.

“Pada saat anggota kita mendatangi mendekati angkot tadi untuk memberitahukan maju, tapi enggak diindahkan, tapi malah bilang sopirnya malah bilang gini ‘Apa kau, mau kau tangkap aku’ malah bilang gitu, sambil menjalankan angkotnya sehingga anggota kita menyelamatkan diri naik ke atas (bagian depan angkot),” jelasnya.

Beruntung, Bripka Panel tidak mengalami luka, dan angkot tidak berjalan jauh. “Tidak terlalu jauh, Hanya 5 meter saja karena kondisi pada saat itu jalan macet, jadi mobil itu tidak berjalan kencang,” ungkap Hasan.

Setelah itu, Pantun pun langsung ditindak dengan menilang dan membawa angkotnya ke kantor polisi.

Tak lama kemudian, Pantun bersama mandor angkot mendatangi kantor polisi dan meminta maaf atas apa yang telah terjadi. “Setelah itu, ada penindakan karena melawan petugas, pemilik angkot dan mandor sudah datang ke kantor kita dan memohon maaf kemudian mengakui kesalahannya,” jelasnya.

Video permintaan maaf Pantun dan mandornya itu juga viral. Pantun mengaku menyelesai perbuatannya. “Atas kejadian semalam tanggal 14 hari Senin, saya benar benar bersalah atas nama Pantun Aritonang melawan petugas kepolisian. Saya minta maaf sebelumnya atas kejadian yang semalam. Itu benar benar saya yang bersalah. Saya menyesali perbuatan saya atas kejadian semalam. Tolong dimaafkan saya,” tutur Pantun.